Pelaku Pembuang Bayi di Kardus Diburu, Polisi Periksa CCTV Bengkel di Pati

Jurnalindo.com, – Polisi memburu pihak yang diduga meninggalkan bayi perempuan di dalam kardus di sebuah bengkel mobil Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup pada Selasa (18/8/2026) pagi.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan, penyidik langsung melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar bengkel. Rekaman tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai aktivitas maupun orang yang berada di sekitar lokasi sebelum bayi ditemukan.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi,” ujar AKP Suntoro.

Bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh Slamet Santoso, pemilik bengkel, bersama Bawono. Saat hendak bekerja, keduanya mendengar suara tangisan dari area perlengkapan bengkel.

Setelah mencari sumber suara, mereka mendapati bayi perempuan berada di dalam sebuah kardus yang diletakkan di atas kursi. Kondisinya masih hidup dan tali pusarnya masih menempel.

Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara bersama piket Reskrim Polresta Pati, Tim Inafis serta Tim Resmob Polresta Pati.

Sejumlah barang turut diamankan sebagai barang bukti, yakni satu kardus berwarna cokelat, satu baju abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi tali pusar dan tisu.

Selain memeriksa CCTV, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya Slamet Santoso, Bawono, Wahyu Satriyo Cahyanto dan Ita Afiati.

“Keterangan para saksi akan kami dalami untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi,” jelas Suntoro.

Sementara itu, bayi telah dibawa ke Puskesmas Trangkil untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Berdasarkan pemeriksaan tenaga medis, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut memiliki panjang badan 48 sentimeter dan berat sekitar 3 kilogram.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan maupun identitas pihak yang meninggalkan bayi tersebut agar segera melapor kepada kepolisian.

“Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian ini dapat segera menyampaikannya kepada kepolisian,” pungkasnya. (Juri/Jurnal)