Koperasi Desa Merah Putih di Pati Viral, Berdiri di Tengah Tambak Ikan

Jurnalindo.com, – Sebuah bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi perbincangan warganet setelah lokasinya viral di media sosial. Berbeda dengan kebanyakan koperasi desa yang dibangun di tengah permukiman, bangunan ini justru berdiri di kawasan tambak ikan, jauh dari rumah-rumah warga.

Koperasi tersebut berada di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso. Dari pantauan udara, bangunan yang telah rampung itu tampak berdiri megah di samping embung desa, dikelilingi area tambak ikan.

Lokasinya berjarak lebih dari 150 meter dari permukiman warga. Untuk menuju bangunan koperasi, masyarakat masih harus melintasi jalan tanah yang belum diperkeras maupun di aspal sehingga aksesnya dinilai belum memadai.

Keberadaan koperasi di lokasi tersebut pun memicu beragam tanggapan di media sosial. Sejumlah warga mempertanyakan alasan pembangunan dilakukan di kawasan tambak yang dinilai kurang strategis.

Salah seorang warga, Didik Mulyono, mengatakan awalnya Koperasi Desa Merah Putih direncanakan dibangun di lahan lapangan bola voli yang berada di tengah desa. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari masyarakat karena lapangan masih aktif digunakan sebagai sarana olahraga.

“Awalnya mau dibangun di lapangan voli, tetapi warga menolak karena lapangan masih dipakai untuk kegiatan olahraga. Akhirnya dipindahkan ke tanah kas desa yang berada di kawasan tambak,” ujarnya belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, menjelaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan telah melalui musyawarah desa dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain memanfaatkan aset desa, lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.

Menurutnya, pemerintah desa memiliki rencana jangka panjang menjadikan kawasan embung beserta Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus destinasi wisata desa.

“Semuanya sudah melalui musyawarah desa. Ke depan kawasan ini akan dikembangkan sebagai pusat ekonomi dan wisata desa,” kata Rustamaji.

Saat ini bangunan Koperasi Desa Merah Putih telah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian. Meski demikian, pemerintah desa mengakui akses menuju lokasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Pembangunan jalan menuju koperasi menjadi salah satu prioritas agar aktivitas masyarakat dan pelayanan koperasi dapat berjalan lebih mudah serta optimal setelah resmi beroperasi. (Juri/Jurnal)