Tanggul Sungai Widodaren Jebol, Ratusan Rumah di Batangan Pati Terendam Banjir

Jurnalindo.com, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati sejak Jumat malam, 22 Mei 2026 hingga Sabtu dini hari mengakibatkan tanggul Sungai Widodaren di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan jebol selebar sekitar 10 meter.

Jebolnya tanggul yang mengarah ke Desa Raci itu menyebabkan ratusan rumah warga di dua desa terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Air yang datang secara tiba-tiba membuat warga panik menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.

Selain merendam pemukiman, banjir juga menggenangi akses jalan desa. Sejumlah pengendara motor dilaporkan mogok setelah nekat menerobos genangan air.

Pardiman, warga setempat, mengatakan banjir terjadi setelah debit Sungai Widodaren melonjak akibat kiriman air dari wilayah selatan.

“Banjir terjadi setelah tanggul Sungai Widodaren yang mengarah ke Desa Raci jebol. Sungai tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah selatan, sehingga tanggul ambrol selebar 10 meter,” ujarnya, Sabtu pagi.

Sementara itu, personel Koramil 15/Batangan, Sertu Sukamto menyebut intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat debit air sungai meningkat drastis hingga akhirnya merobohkan tanggul.

“Hingga kini, tanggul yang jebol belum dapat ditangani karena debit air Sungai Widodaren masih tinggi. Warga pun khawatir banjir akan semakin parah, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih tinggi dalam tiga hari terakhir,” jelasnya.

Saat ini warga berharap penanganan darurat segera dilakukan untuk mencegah luapan air semakin meluas. Kondisi debit Sungai Widodaren yang masih tinggi membuat masyarakat di sekitar bantaran sungai diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. (Juri/Jurnal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *