Jurnalindo.com, – Risma Ardhi Chandra menyatakan proses perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Pati kini telah memasuki tahap lelang. Pemerintah Kabupaten Pati mulai menjalankan proses pengadaan proyek jalan melalui sistem e-katalog dan mini kompetisi.
“Sudah, Kamis kemarin sudah kita buka proses lelangnya dan sudah diinformasikan ke DPUPR untuk mulai melaksanakan proses lelang dengan sistem e-katalog dan mini kompetisi,” ujar Risma saat ditemui awak media.
Ia menjelaskan, pada tahap awal terdapat sekitar 28 ruas jalan yang akan diperbaiki. Untuk tahap pertama tersebut, Pemkab Pati menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar.
Menurut Risma, perbaikan jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah pada tahun ini. Secara keseluruhan, anggaran infrastruktur jalan dan jembatan yang dialokasikan melalui APBD murni mencapai sekitar Rp230 miliar hingga Rp235 miliar.
“Ini APBD murni dulu. Nanti kemungkinan juga ada tambahan di anggaran perubahan karena fokus kita tetap di infrastruktur,” katanya.
Pihaknya juga membuka kemungkinan adanya tambahan proyek perbaikan jalan pada perubahan anggaran mendatang.
“Langkah tersebut dilakukan menyusul masih banyaknya ruas jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat di berbagai wilayah,”ungkapnya.
Meski belum merinci panjang total jalan yang akan diperbaiki, pemerintah memastikan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik kerusakan yang dianggap mendesak.
Kondisi jalan rusak di Kabupaten Pati sendiri belakangan menjadi perhatian publik. Keluhan warga soal jalan berlubang hingga rusak berat ramai bermunculan di media sosial dan dinilai mengganggu aktivitas ekonomi maupun keselamatan pengguna jalan.
Dengan dimulainya tahap lelang ini, masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan di lapangan dan tidak berlarut pada tahap administrasi semata. (Juri/Jurnal)











