Jurnalindo.com, – Arus lalu lintas di Jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Kabupaten Pati mengalami kemacetan parah pada Kamis (4/6/2026). Antrean kendaraan mengular dari kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) hingga Kecamatan Juwana.
Berdasarkan pantauan dan keterangan warga di lokasi, kemacetan sudah terjadi sejak sekitar pukul 09.00 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Ribuan kendaraan, mulai dari truk lintas kota dan lintas provinsi, kendaraan pribadi, hingga kendaraan angkutan barang, tampak bergerak sangat lambat.
Wahono, warga yang berada di sekitar pertigaan Widorokandang, mengatakan kondisi kemacetan tidak menunjukkan tanda-tanda berkurang sejak pagi hari.
“Di pertigaan Widorokandang sejak jam 9 pagi sampai sekarang jam 3 sore. Kendaraannya numpuk dari pagi sampai segini masih tetap segini, tidak ada yang ngatur,” ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, hingga sore hari belum terlihat petugas yang melakukan pengaturan lalu lintas di titik kemacetan tersebut.
“Kalau kondisi kayak gini nggak ada aparat yang menjaga di sini,” tambahnya.
Kemacetan panjang itu juga dikeluhkan para pengendara yang melintas. Salah satunya Iyus, sopir asal Bandung yang sedang melakukan perjalanan pengiriman barang menuju sejumlah daerah di Jawa Timur.
Ia mengaku terjebak macet sejak pukul 13.00 WIB saat melintas di kawasan JLS, tepatnya di sekitar Dukuh Gilis. Hingga beberapa jam kemudian, kendaraan yang dikemudikannya belum juga keluar dari antrian.
“Dari Bandung, mau ke Tuban, Kediri, Lumajang, Malang. Mau ngantar barang,” kata Iyus.
Karena arus kendaraan nyaris tidak bergerak, ia bahkan sempat mematikan mesin kendaraan untuk menghemat bahan bakar.
“Kejebak macet sejam. Kalau dulu pernah kena macet sampai jauh gara-gara perbaikan jalan di Batangan,” ungkapnya.
Meski terjebak kemacetan panjang, Iyus memilih tetap bertahan di jalur utama Pantura dan tidak mengambil rute alternatif karena dinilai lebih jauh.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab utama kemacetan yang melumpuhkan jalur nasional tersebut. Arus kendaraan masih tampak tersendat dengan antrian panjang dari arah Pati menuju Juwana maupun sebaliknya.(juri/Jurnal)











