Jurnalindo.com, – Kontingen Kabupaten Pati membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 yang berlangsung di Semarang Raya pada 19–31 Oktober 2026.
Sebanyak 345 atlet dan 95 pelatih disiapkan untuk memperjuangkan target tersebut, dengan dukungan bonus hingga Rp50 juta bagi peraih medali emas.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, para atlet yang mewakili Kabupaten Pati merupakan kebanggaan masyarakat. Ia berharap seluruh anggota kontingen mampu menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.
“Atlet-atlet ini kebanggaan kita semua. Harapannya atlet membawa nama baik Kabupaten Pati,” ujar Chandra belum lama ini.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga daerah. Menurutnya, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari sikap sportif dan kekompakan antar atlet.
“Urusan olahraga bukan hanya kemenangan, tapi sportivitas dan kekompakan antar tim. Tentunya kembali kesini membawa emas untuk masyarakat Pati,” pesannya.
Pada Porprov Jateng 2023, Kabupaten Pati menempati peringkat keempat. Capaian tersebut menjadi pijakan bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati bersama Pemkab Pati untuk meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan tahun ini.
Chandra berharap kontingen Pati mampu memperbaiki posisi tersebut dan menembus tiga besar. Ia juga meminta para atlet menjaga semangat dan memaksimalkan kemampuan setelah menjalani persiapan selama empat bulan.
“Kita mengharapkan tahun ini Pati naik tingkat. Dengan semangat baru, sama-sama kita harapkan naik minimal peringkat tiga atau dua,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi atlet, Pemkab Pati menyiapkan bonus bagi peraih medali. Atlet yang berhasil meraih medali emas akan memperoleh Rp 50 juta, sedangkan peraih medali perak mendapat Rp25 juta dan peraih medali perunggu Rp15 juta.
Chandra menjelaskan, anggaran bonus tersebut telah disiapkan sejak 2025. Besaran hadiah mengacu pada skema penghargaan yang pernah diterapkan ketika Pati meraih peringkat keempat pada Porprov sebelumnya.
“Kami sudah siapkan bonus, sudah dianggarkan tahun lalu. Acuannya empat tahun lalu sewaktu juara empat. Kalau Pati juara, kita anggarkan,” terangnya. (Juri/Jurnal)











