Jurnalindo.com, Pati – Bangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Jontro, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Penyebabnya, bangunan tersebut terlihat tidak menghadap ke jalan seperti umumnya gedung pelayanan publik, melainkan menghadap ke area perkebunan tebu.
Video dan foto bangunan itu ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang mempertanyakan alasan gedung dibangun membelakangi jalan hingga dinilai tidak lazim.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Jontro, Rahmat Wahyudi menegaskan bahwa arah bangunan bukan dibuat tanpa alasan. Keputusan itu, kata dia, merupakan hasil kesepakatan warga yang masih memegang kuat adat setempat.
“Ini sudah sepakat dengan warga, karena di sini kami tidak berani melanggar adat. Itu hasil musyawarah,” ujar Rahmat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (21/5/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat Desa Jontro memiliki kepercayaan adat yang melarang bangunan didirikan menghadap ke timur. Karena itu, pembangunan gedung koperasi akhirnya diarahkan menghadap ke barat meski posisinya membelakangi jalan utama.
“Kami menghadap ke barat pun sudah melampirkan hasil musyawarah kepada dinas. Memang adat di sini tidak boleh mendirikan bangunan menghadap ke timur,” jelasnya.
Rahmat memastikan proses pembangunan koperasi tetap berjalan sesuai rencana. Saat ini progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 85 persen.
“Masih dalam pekerjaan, progresnya sekitar 85 persen,” katanya.
Meski menuai beragam komentar di media sosial, pihak desa berharap keberadaan Koperasi Merah Putih tetap mampu memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi warga.
“Harapan kami tentu sesuai tujuan pemerintah, yakni membangun perekonomian masyarakat desa,” pungkasnya.
Perdebatan soal bangunan tersebut pun memunculkan dua kubu di media sosial. Ada yang menilai keputusan itu kurang efektif dari sisi tata bangunan, namun ada pula yang memahami karena berkaitan dengan adat dan kearifan lokal masyarakat setempat. (Juri/Jurnal)











