Jurnalindo.com, – Sosok pria bertubuh besar yang viral usai mencoret-coret jalan di depan Polresta Pati saat aksi unjuk rasa pada 13 Mei 2026 akhirnya buka suara. Pria tersebut diketahui bernama Muhammad Burhanuddin dan dipastikan bukan anggota intelijen maupun personel Tentara Nasional Indonesia.
Sebelumnya, Burhanuddin menjadi sorotan publik setelah aksinya menuliskan kata-kata bernada umpatan terhadap aparat kepolisian tersebar luas di media sosial. Penampilannya yang mengenakan penutup wajah dan kaos bertuliskan kalimat provokatif membuat identitasnya menuai spekulasi.
Dugaan semakin liar setelah beredar foto Burhanuddin berdiri di samping papan bertuliskan “Unit Intel Kodim 0718/Pati”. Foto itu memunculkan asumsi bahwa dirinya merupakan bagian dari intelijen Kodim 0718/Pati.
Untuk meluruskan informasi yang berkembang, Kodim 0718/Pati bersama Polresta Pati memfasilitasi klarifikasi terbuka kepada publik. Burhanuddin hadir didampingi Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi dan Plt Wakapolresta Pati Kompol Anwar.
Dalam keterangannya, Burhanuddin menegaskan dirinya hanyalah masyarakat biasa yang ikut menyampaikan aspirasi dalam aksi demonstrasi tersebut.
“Saya tidak ada maksud menyebarkan foto tersebut. Story WhatsApp saya diambil orang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba kepolisian dan TNI di Pati,” ujarnya.
Pria berambut gondrong itu juga membantah memiliki hubungan dengan institusi TNI maupun unsur intelijen. Ia menyebut tindakan mencoret jalan saat demo murni dilakukan atas inisiatif pribadi.
Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi menjelaskan, Burhanuddin sempat diamankan anggota intel karena melakukan aksi vandalisme saat demonstrasi berlangsung. Namun langkah itu disebut hanya sebagai pendekatan persuasif demi menjaga situasi tetap kondusif.
“Burhanuddin lalu meminta izin berfoto di kantor Unit Intel Kodim. Foto itulah yang diunggah ke WhatsApp lalu disebarkan hingga viral,” terang Yogi.
Yogi memastikan isu tersebut tidak mempengaruhi hubungan solid antara TNI dan Polri di Kabupaten Pati.
“Kami bersama Polresta menjamin keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Pati berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, Plt Wakapolresta Pati Kompol Anwar menegaskan hasil konfirmasi internal memastikan Burhanuddin bukan anggota Kodim maupun intelijen.
“Kami sudah konfirmasi sebaik-baiknya, bahwa Mas Burhanuddin bukan anggota Kodim dan bukan anggota intel. Beliau masyarakat biasa,” tegas Anwar.
Sebagai informasi, aksi Burhanuddin saat demonstrasi sempat menuai perhatian lantaran dianggap paling provokatif di tengah massa aksi. Padahal Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, sebelumnya telah mengimbau peserta demonstrasi untuk tidak terprovokasi serta melepas masker dan penutup wajah selama aksi berlangsung. (Juri/Jurnal)











