Stok Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying Elpiji 3 Kg di Pati

Jurnalindo.com, Pati – Stok elpiji 3 kilogram di Kabupaten Pati dipastikan dalam kondisi aman. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati mencatat, hingga saat ini tersedia sekitar 42.000 tabung elpiji 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagperin Kabupaten Pati, Indyah Tri Astuti, menyampaikan bahwa pengelolaan distribusi elpiji subsidi tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Pertamina, serta para agen elpiji.

“Stok elpiji 3 kilogram saat ini kurang lebih 42.000 tabung. Untuk harga, mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 540/20 Tahun 2024, Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp 18.000 per tabung,” jelasnya.

Ia menegaskan, harga elpiji 3 kilogram di tingkat konsumen harus sesuai dengan HET yang telah ditentukan pemerintah, sehingga masyarakat tidak dirugikan oleh lonjakan harga di lapangan.

Dari sisi distribusi, Indyah memaparkan bahwa pengadaan elpiji 3 kilogram diawali dari kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Selanjutnya, elpiji diproduksi oleh Pertamina dan disalurkan ke terminal untuk proses pengisian di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), sebelum akhirnya didistribusikan melalui agen hingga ke pangkalan resmi.

“Dari Pertamina ke agen, lalu ke pangkalan, baru ke masyarakat sesuai kriteria penerima subsidi,” terangnya.

Meski stok tergolong aman, masyarakat tetap diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Disdagperin menekankan agar warga menggunakan elpiji sesuai kebutuhan dan membeli di pangkalan resmi guna menghindari potensi kelangkaan maupun permainan harga.

“Kami imbau masyarakat tidak perlu panic buying. Gunakan elpiji sesuai kebutuhan, dan pastikan membeli di pangkalan resmi,” pungkasnya. (Juri/Jurnal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *