Rumah Terbakar saat Orang Tua Beli Token Listrik, Balita 2 Tahun Meninggal

Jurnalindo.com
Jurnalindo.com

Jurnalindo.com, – Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (11/10/2026) malam. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan seorang balita berusia dua tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bakar hingga 90 persen.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Purwanto, warga Growong Lor RT 2 RW.

“Korban anak berumur 2 tahun, mengalami luka bakar 90 persen,” kata Dwi saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Dwi menjelaskan, petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian pada pukul 20.55 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setelah dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Akibat kejadian itu, rumah milik korban mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp15 juta.

“Bagian yang terbakar rumah, kerugian material Rp15 juta,” jelasnya.

Sementara itu, seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, warga melihat kobaran api muncul dari dalam rumah.

Menurut keterangan warga tersebut, orang tua korban sedang keluar rumah untuk membeli token listrik ketika kebakaran terjadi. Balita itu diduga berada di dalam rumah saat api mulai membesar.

“Saat kejadian, orang tua balita sedang beli token listrik ke luar rumah,” ungkapnya.

Orang tua korban kemudian terkejut saat kembali dan mendapati rumahnya telah terbakar. Balita tersebut sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Balita berusia dua tahun itu dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit. Korban kemudian langsung dimakamkan pada malam itu juga.

“Si anak sempat dibawa ke rumah sakit, sampai di rumah sakit akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” jelas warga tersebut. (Juri/Jurnal)