Jurnalindo.com, – Aliansi Pati Bangkit (APB) mengklaim akan mengerahkan sekitar 5.000 warga Kabupaten Pati untuk mengawal sidang pembacaan putusan terhadap Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada 21 Oktober 2026.
Koordinator APB, Sutirto, mengatakan massa tersebut akan diberangkatkan menggunakan sekitar 40 bus, ditambah kendaraan pribadi dan mobil elf. Warga yang ikut mengawal disebut berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati.
Menurut Sutirto, kedatangan massa bertujuan memberikan dukungan kepada Sudewo sekaligus menyambut kemungkinan kembalinya Sudewo untuk memimpin Kabupaten Pati.
“Kami optimistis dan seyakin-yakinnya Pak Sudewo akan bebas untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Pati,” ujar Sutirto.
Ia berharap putusan majelis hakim memberikan hasil yang memungkinkan Sudewo kembali menjalankan tugasnya sebagai bupati. Namun, apabila putusan tidak sesuai dengan harapan, APB menyatakan akan terus memberikan dukungan melalui proses hukum berikutnya.
“Kalau putusannya sebaliknya, kami tetap mengawal terus sampai Pak Sudewo bebas, sampai banding,” katanya.
Sutirto juga menilai kondisi pemerintahan Kabupaten Pati setelah Sudewo ditangkap dalam perkara dugaan jual beli jabatan dan gratifikasi mengalami sejumlah persoalan.
“pengelolaan pemerintahan aburadol pembangunan daerah, hingga keberlanjutan program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu,”ungkapnya.
Menurut dia, persoalan tersebut menjadi salah satu alasan kelompoknya berharap Sudewo dapat kembali memimpin Kabupaten Pati.
Dipastikan perwakilan warga dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pati akan ikut berangkat ke Semarang. Mereka berharap dapat mengawal jalannya persidangan sekaligus menyambut Sudewo apabila nantinya diperbolehkan kembali menjalankan tugas sebagai bupati. (Juri/Jurnal)











