Beberapa Golongan Yang Bertemu Nabi Muhammad Saat Isra Miraj

jurnalindo.com – Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Makkah sampai baitul maqdis kita kenal dengan proses isra mi’raj. Dalam perjalanannya, tentu tidak bisa dibayangkan oleh akal manusia namun patut Kita sebagai umatnya untuk mengimani kebenaranya.

Hingga saat ini, setiap tanggal 27 rajab umat muslim berbondong-bondong mengadakan haul dalam rangka memperingati acara tersebut. Ada yang mengadakan acara salawatan, pengajian, kondangan di masjid atau musolla dan lain sebagainya.

Shalat lima waktu adalah hasil dari perjalanan satu malam itu. Selain itu, dalam prosesnya Nabi Muhammad SAW mengalami beberapa kejadian dengan bertemu berbagai macam golongan manusia.

Hal ini disebabkan karena Allah SWT ingin menempa mental Nabi Muhammad SAW dengan cara memberikan kesempatan untuk berkenalan dengan macam-macam manusia saat berdakwah didunia.

Dilansir dari laman NU Online.com, Syekh Najmudin Al-Ghaithi dalam kitab Dardir Miraj-nya menceritakan kisah-kisah Nabi ketika bertemu dengan ummatnya yang bermacam-macam, berikut diantaranaya.

1. Orang-orang yang berpegang teguh pada agama Allah

Ketika itu nabi mencium bau harum. Ternyata ketika ditanyakan kepada Jibril, bau harum tersebut berasal dari keluarga besar Masyitah yang saat itu masak hidup-hidup oleh Fir‘aun karena tidak mau mengakuinya sebagai Tuhan.

2. Orang-orang yang senang bersedekah

Nabi melihat golongan ini sering memanen tanaman yang baru ia tanam. Setelah dipanen, tanaman tersebut tumbuh kembali. Begitupun seterusnya sehingga hasil panen mereka melimpah ruah.

3. Orang-orang yang tidak mau bersedekah

Nabi SAW menyaksikan beberapa orang yang memakan pohon dhari‘  (pohon kering dan berduri), zaqqum (tumbuhan yang rasanya pahit) dan batu yang panas. Ketika ditanyakan kepada Jibril, orang-orang ini adalah orang yang tidak mau bersedekah.

4. Orang yang malas mengerjakan shalat fardhu

Nabi melihat sekelompok orang yang kepalanya pecah. Setelah kepala mereka pecah, kepala tersebut utuh kembali. Setelah itu, kepala mereka pecah kembali. Kemudian utuh seperti semula dan pecah lagi. Kejadian itu berlangsung berkali-kali. Nabi iba melihatnya. Kemudian Nabi bertanya siapa golongan ini, Jibril dengan jelas mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang kepalanya berat untuk melaksanakan shalat fardhu sehingga tidak mengerjakanya.

5. Lelaki yang berzina dengan wanita selain istrinya

Saat itu orang yang menggenggam daging empuk dan daging busuk. Namun orang-orang itu memilih memakan daging busuk dari pada daging empuk yang dibawanya. Orang-orang ini adalah orang yang lebih memilih tidur dengan perempuan lain padahal ia memiliki istri yang sah.

6. Pemakan harta riba

Nabi SAW menyaksikan perumpamaan golongan ini seperti orang yang berenang di sungai yang penuh darah.

Itulah diantara golongan orang-orang yang bertemu Nabi saat perjalanan isra mi’raj. Golongan yang dijumpai Nabi dalam proses isra miraj masih banyak lagi. namun beberapa golongan diatas Tentu kiranya penting untuk kita jadikan pelajaran. Berbenah diri masuk kepada golongan yang manakah keaadaan kita saat ini, memperbaiki diri tidak hanya dilakukan sehari dua hari, jadi kalau kita masih gagal, jangan berhenti. Terus berusaha sampai akhir hayat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *