Pasca Kebakaran Pabrik Dua Putra, Warga Karangrowo Keluhkan Bau Menyengat

Jurnalindo.com, – Warga Desa Karangrowo, Kabupaten Pati, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari sisa limbah pabrik PT Dua Putra pascakebakaran. Bau tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pada waktu menjelang Magrib hingga Isya.

Salah seorang warga Karangrowo, Ahmad Faidzin, mengatakan bau tidak sedap masih tercium di lingkungan permukiman. Menurutnya, intensitas bau bergantung pada arah angin.

“Di sekitar kami ada bau yang menyengat sehingga warga sekitar tidak nyaman. Kami berharap dinas terkait segera membersihkan bekas limbah Dua Putra pascakebakakaran,” ujarnya.

Ia menyebut sumber bau diduga berasal dari area pabrik PT Dua Putra yang sebelumnya terbakar. Bau tersebut biasanya muncul pada sore hingga malam hari.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengatakan pihak perusahaan telah melakukan evakuasi terhadap limbah ikan yang masih tersisa. Namun, menurutnya, masih terdapat sisa lemak yang berpotensi menimbulkan bau.

“PT Dua Putra sudah mengevakuasi limbah ikan yang masih tersisa, tapi memang lemaknya masih ada. Kami meminta perusahaan segera melakukan pembersihan,” kata Tulus saat tersambung via telepon, Rabu (1/07/2026).

Ia menjelaskan, limbah hasil kebakaran telah dikubur di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) atas permintaan DLH. Proses tersebut juga disertai surat resmi dari pihak terkait.

“Limbahnya ditanam. Kemarin kami meminta bantuan dan ada surat resmi. Limbah tersebut kami kubur di TPA,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai jumlah limbah yang telah dikubur, Tulus mengaku belum dapat memastikan volumenya. Menurutnya, yang menjadi prioritas adalah agar limbah segera ditangani sehingga tidak lagi menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar. (Juri/Jurnal)