Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Pati Melejit 80 Persen, Pelanggan Tembus Papua

Jurnalindo.com, – Penjualan bendera merah putih dan pernak-pernik kemerdekaan di Kabupaten Pati mengalami lonjakan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Peningkatan penjualan bahkan mencapai sekitar 80 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut mulai dirasakan pedagang sejak Juli 2026.

Salah seorang penjual pernak-pernik kemerdekaan di Pati, Ahbarina Novia Rahma atau Rina, mengatakan permintaan tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Selain pembeli lokal, tokonya mulai mendapatkan pelanggan dari berbagai daerah di luar Pulau Jawa.

“Sehari untuk ecer bisa sampai 2 kodi (40 pcs), kalau grosir 10 kodi (200 pcs). Peningkatan lebih ramai tahun ini dibanding tahun kemarin karena ada pelanggan baru dari luar Jawa,” ujar Rina saat melayani pembeli, Senin (3/08/2026).

Menurut perempuan berusia 25 tahun tersebut, bendera merah putih menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari. Selain itu, permintaan terhadap layur, umbul-umbul, bendera peluit, hingga bendera renteng juga meningkat.

Pembelinya pun beragam, mulai dari panitia kegiatan, pengurus Rukun Tetangga (RT), hingga masyarakat umum.

“Pembeli ada di sekitar sini, kemudian dari berbagai kota, yang paling jauh Papua, Bali, Kalimantan. Yang banyak dicari terutama layur berukuran 4 meter, 5 meter, 6 meter, sama bendera rumah, ada juga bendera renteng segitiga,” jelasnya.

Harga yang ditawarkan bervariasi, baik untuk pembelian eceran maupun grosir. Untuk eceran, harga produk mulai sekitar Rp3.000. Sementara harga grosir bahkan tersedia mulai Rp300 per item.

Sedangkan produk dengan harga tertinggi yakni umbul-umbul berukuran 10 meter yang dibanderol mencapai Rp200.000.

Untuk bendera merah putih, harga disesuaikan dengan ukurannya. Bendera berukuran 60 x 40 sentimeter dijual mulai Rp15.000, sedangkan ukuran 135 x 90 sentimeter yang biasa digunakan untuk keperluan upacara dibanderol hingga Rp200.000.

Tak hanya menyediakan pernak-pernik HUT RI, Rina juga menjual berbagai perlengkapan Pramuka. Di antaranya tongkat, bendera semaphore, seragam, hingga logo-logo kepanduan.

Produk tersebut turut diburu karena sejumlah kegiatan Pramuka biasanya berlangsung pada Agustus, seperti pesta siaga dan kegiatan perkemahan tingkat SD hingga SMP.

“Peralatan Pramuka juga ada, tongkat Pramuka, semaphore. Mendekati pesta siaga dan kemah SD-SMP,” ungkapnya.

Toko yang berada di Jalan Indrakila Nomor 2, Perumahan Sukoharjo Indah (PSI), Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, tersebut juga memanfaatkan media sosial untuk memperluas pasar.

Menurut Rina, TikTok menjadi salah satu kanal yang efektif mendatangkan pelanggan dari luar daerah, termasuk luar Pulau Jawa.

“Banyak pelanggan dari luar Jawa tahunya dari TikTok karena promosi di medsos banter. Di toko kami terkenal paling murah, karena kami pusat dari penjual yang mau kulakan,” pungkasnya. (Juri/Jurnal)