Jurnalindo.com, – Ketimpangan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Nggerit, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, menjadi sorotan. Ruas jalan yang kondisinya masih tergolong baik justru kembali mendapatkan perbaikan, sementara jalan lain yang mengalami kerusakan parah belum tersentuh pembangunan.
Kondisi tersebut terungkap saat Komisi C DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Desa Nggerit.
Anggota Komisi C DPRD Pati, Muhammad Danung Singgihaji, menyayangkan perencanaan pembangunan jalan yang dinilai belum tepat sasaran.
Menurut Danung, ruas jalan poros Desa Nggerit menuju Desa Sumur yang masih dalam kondisi baik justru kembali mendapatkan pengaspalan. Di sisi lain, ruas jalan yang dinilai lebih membutuhkan perbaikan belum mendapat perhatian.
“Di jalur poros Desa Nggerit ke Desa Sumur kondisinya masih bagus tapi sudah diperbaiki lagi. Yang kita sesalkan kenapa pembangunan di jalan Desa Nggerit ke Desa Sumur dan jalan pasar Desa Nggerit ke Desa Sumur tidak merata,” ujar Danung.
Ia menyoroti kondisi jalan poros dari Pasar Desa Nggerit menuju Desa Sumur yang mengalami kerusakan cukup parah. Padahal, ruas tersebut menjadi salah satu akses penting yang digunakan warga setiap hari, terutama untuk menunjang aktivitas perekonomian.
“Jalan poros pasar Desa Nggerit ke Desa Sumur yang tiap hari digunakan untuk aktivitas perekonomian sehari-hari warga Desa Nggerit malah rusak tapi tidak diperbaiki,” katanya.
Danung menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam perencanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati.
Ia menyebut Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati perlu melakukan evaluasi agar pembangunan jalan dapat diarahkan berdasarkan tingkat kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Ini adalah kesalahan dari DPUTR karena perencanaan yang kurang maksimal, karena jalan yang masih bagus diperbarui lagi dan jalan yang sudah rusak membutuhkan pembaharuan malah dibiarkan,” pungkasnya. (Juri/Jurnal)











