Jurnalindo.com – Banjir yang melanda Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus meluas dan berdampak pada semakin banyak wilayah. Genangan air kini telah merendam hampir dua pertiga wilayah kota dan memaksa sekitar 2.400 warga mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian.
Data tersebut tercatat hingga Minggu (18/1) dan disampaikan pada hari ini oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Budi Suheryanto, mengatakan peningkatan banjir terjadi secara signifikan sejak Jumat hingga Minggu.
Menurut Budi, meski pada Senin kondisi ketinggian air di beberapa titik terpantau mulai menurun, namun luasan wilayah terdampak justru bertambah. Hal itu disebabkan air yang sebelumnya terkonsentrasi di titik tertentu kini meluas ke kawasan lain. dilansir dari detik.com
“Luasan bertambah. Ketika hari Jumat itu baru sepertiga bagian kota ya, kemudian pengungsi juga masih 972 orang. Lah sekarang, pas hari Minggu kemarin itu sudah sampai dua per tiga kota lumpuh, pengungsi sudah hampir 2.400-an orang,” kata Budi saat ditemui di Kantor BPBD Kota Pekalongan, Senin (19/1/2025).
BPBD Kota Pekalongan bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan, penanganan darurat, serta pendistribusian bantuan kepada warga terdampak. Sejumlah lokasi pengungsian telah disiapkan untuk menampung warga yang rumahnya terendam banjir.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dan berisiko memperparah kondisi banjir di wilayah Kota Pekalongan.
Jurnal/Mas












