Bahaya Merokok dan Tips Berhenti Merokok

jurnalindo.com – Rokok merupakan benda yang banyak digemari sebagian laki-laki namun juga dibenci oleh sebagian wanita. Rokok yang katanya dapat merefresh pikiran dan mood bagi penggunanya, namun justru anggapan seperti itu justru tidak bisa dibenarkan. Alih-alih bermanfaat, zat adiktif pada rokok dikenal berbahaya dan sangatlah berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Mungkin bahayanya belum terlihat sekarang, perokok masih merasa hal tersebut aman dan nyaman. Namun beberapa tahun kedepan, lambat laun pasti akan terasa juga. Kandungan yang berada dalam asap rokok akan menyebabkan kerusakan disepanjang ruang didalam tubuh. Yakni mengurangi fungsi otak yang disebabkan oleh gas karbondioksida dan pengurangan oksigen O2 dari asap rokok tersebut. Selain itu, menghisap rokok dapat mengganggu pendengaran dan penglihatan karena dapat mengurangi kadar pengaliran darah ke seluruh tubuh.

Sisi negatif rokok yang sudah sering dijumpai ialah mulut perokok cenderung menghitam, warna gigi bertambah kecoklatan, cepat lelah serta nafas cenderung lebih pendek, mudah lelah dan lainya. Nikotin dalam rokok dapat menyebabkan efek kecanduan, menjadikan perokok ingin lagi dan lagi berulang kali.

Rokok juga perlahan menghancurkan fungsi organ-organ dalam tubuh lainya. Selain itu, kandungan yang ada dalam tembakau juga mampu mengakibatkan penyakit jantung.

Lebih jelasnya berikut ini beberapa bahaya merokok bagi tubuh:

1. Jantung

Perokok aktif memiliki peluang lebih besar terkena penyakit ini, selain itu perokok juga membuka peluang bagi penyakit stroke. Merokok dapat menyempitkan pembuluh darah arteri sehingga dapat mengurangi sirkulasi darah.

2. Paru-paru

Bahaya merokok selanjutnya adalah gangguan pada paru-paru. Paru- paru perokok aktif kemungkinan rusak dan tidak fungsi, sudah banyak perokok yang mengalami kanker pada parunya.

3. Pernapasan

Seorang perokok mengalami resiko gangguan paru-paru lebih tinggi dari mereka yang tidak merokok. Fungsi paru-paru yang perlahan berkurang menyebabkan sulit untuk bernafas layaknya orang normal.

Bahaya Perokok Pasif

Perokok pasif lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Bahkan bahaya perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif. Dilansir dari stikesbanyuwangi.ac.id, Dokter Budhi Antariksa, Spesialis Paru dari Rumah Sakit Royal Taruma mengatakan, sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh orang di sekitarnya.

 

Cara Berhenti Merokok

1. Niatlah sungguh-sungguh bahwa Anda akan berhenti

2. Umumkan pada orang-orang di sekitar bahwa Anda akan berhenti merokok dan mintalah dukungan mereka.

3. Jauhilah lingkungan perokok.

4. Biasakan olahraga pada pagi hari.

5. Bawalah selalu permen kemanpun Anda pergi.

6. Ingatlah selalu keluarga Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *