136 Desa di Pati Terendam Banjir, Dua Warga Meninggal Dunia, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

referensi gambar dari (editorindonesia.com)
referensi gambar dari (editorindonesia.com)

Jurnalindo.com – Banjir melanda wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sebanyak 136 desa yang tersebar di 12 kecamatan dilaporkan terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. Akibatnya, dua warga meninggal dunia dan puluhan ribu warga terdampak.

Bupati Pati, Sudewo, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Status tersebut berlaku mulai 9 hingga 23 Januari 2026.

“Pemkab Pati menetapkan status tanggap darurat bencana yang kami tetapkan 9–23 Januari 2026. Berlaku selama 14 hari,” ujar Sudewo saat konferensi pers di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (18/1/2026). dilansir dari detik.com

Sudewo menjelaskan, banjir menyebabkan sedikitnya 20.104 rumah terendam air. Total warga yang terdampak mencapai 61.606 jiwa. Selain kerugian materi, bencana ini juga menelan korban jiwa.

“Terdapat dua warga yang meninggal dunia akibat banjir,” ungkapnya. Namun, Sudewo belum merinci identitas maupun kronologi meninggalnya kedua korban tersebut.

Pemerintah daerah saat ini terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pendirian posko pengungsian, serta penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak. Pemkab Pati juga berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan relawan untuk mempercepat penanganan banjir dan meminimalkan risiko lanjutan.

Sudewo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah juga meminta warga di daerah rawan banjir untuk segera mengungsi apabila kondisi air terus meningkat.

Jurnal/Mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *