Jurnalindo.com – DJ dan selebritas Dinar Candy akhirnya angkat bicara terkait dana miliaran rupiah yang sempat diinvestasikannya dalam bisnis bersama Ko Apex. Dana tersebut hingga kini belum juga kembali, lantaran Ko Apex terjerat kasus hukum dan harus mendekam di balik jeruji besi.
Dalam keterangannya saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Senin (14/7/2025), Dinar mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat proses pengembalian uang menjadi sangat sulit. Apalagi, sebagian besar aset dan barang dalam bisnis tersebut telah disita oleh pihak Kejaksaan.
“Namanya usaha itu kan ada untung dan rugi ya. Nah, kalau di sana itu kan memang terkena kasuslah. Kalian tahu sendiri kasus pengalaman dokumen kemarin. Jadinya tuh kayak barang-barang disita kejaksaan segala macam, jadi agak susah buat mengembalikan uang,” ujar Dinar Candy.
Ia juga menyebut bahwa harapannya untuk mendapat kembali dana investasi kini makin menipis, mengingat proses hukum yang menimpa Ko Apex masih berjalan dan belum menemukan titik terang. dilansir dari detik.com
Meski demikian, Dinar mengaku mencoba ikhlas menghadapi situasi ini sebagai risiko dari dunia usaha. Ia berharap kasus ini segera selesai agar bisa mendapatkan kejelasan soal hak-haknya.
“Ya sekarang cuma bisa sabar dan berharap semuanya bisa cepat selesai. Mau gimana lagi, namanya juga risiko usaha,” katanya.
Kasus yang menyeret Ko Apex sebelumnya memang menyita perhatian publik. Ia diduga terlibat dalam dugaan pemalsuan dokumen hingga akhirnya banyak aset bisnis disita oleh aparat penegak hukum.
Sementara itu, Dinar Candy memilih untuk tetap melanjutkan aktivitasnya di dunia hiburan, sembari menunggu kejelasan atas investasi yang terhambat tersebut.
Jurnal/Mas