Jurnalindo.com – Siapa yang tidak tahu dengan tanaman lidah mertua. Jenis tanaman yang memiliki daun keras, panjang dan ujung runcing ini dapat tumbuh subur pada area minim sinar matahari.
Hal ini karena tanaman lidah mertua dapat menyimpan air pada daun dan batang untuk difungsikan sewaktu-waktu jika membutuhkan air.
Fakta ini membuat lidah mertua cocok untuk ditempatkan pada bagian rumah tertentu, dapur misalnya.
Yang lebih menarik adalah, tanaman ini mampu mengikat karbondioksida pada siang hari dan mengeluarkan oksigen saat malam hari.
Baca Juga: Tips Manfaatkan Bunga Melati Untuk Obat Sesak Napas
Jadi tidak heran jika tanaman ini banyak digunakan sebagai terapi penyakit asma atau alergi tertentu.
Tanaman lidah mertua merupakan tanaman hias sekaligus tanaman yang berjuluk anti polusi.
Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, dan dapat hidup pada media apapun serta intensitas cahaya yang dibutuhkan tidak banyak, sehingga tanaman lidah mertua dapat dijadikan sebagai tanaman sekaligus media kesehatan.
Jika Anda menempatkan lidah mertua pada dapur Anda maka pengaturan oksigen dalam dapur menjadi lebih stabil.
Kemampuan tanaman lidah mertua dalam menyerap polusi dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi asap serta bau yang keluar saat Anda memasak, jadi udara dapur Anda lebih bersih dan sehat.
Tanaman lidah mertua merupakan satu-satunya tanaman yang dapat mengeluarkan oksigen selama 24 jam, sehingga sangat baik ditaruh di dalam ruangan tertutup dan dapat dijadikan sebagai tanaman hias pot dalam ruangan dapur Anda.
(Nawa)