Spektakuler! MTsN 1 Pati Jadi Madrasah Terbaik Kedua Se-Indonesia Versi Puspresnas 2025

Jurnalindo.com, Pati – MTsN 1 Pati berhasil mencatatkan prestasi gemilang di kancah nasional. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Manajemen Talenta Kemendikdasmen, MTsN 1 Pati menduduki peringkat kedua nasional kategori prestasi terkurasi jenjang Madrasah Tsanawiyah se-Indonesia tahun 2025.

Pencapaian ini sangat istimewa karena bukan hanya tentang jumlah lomba yang diikuti, tetapi juga hasil dari validasi ketat terhadap kualitas, kredibilitas penyelenggara, serta bobot kompetisi yang diikuti oleh para siswa.

Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa predikat ini membuktikan jika madrasah mampu menghadirkan kualitas pendidikan yang akuntabel dan diakui secara lintas Kementerian.

“Prestasi siswa kami telah melewati proses verifikasi dan validasi ketat oleh Kemendikdasmen melalui Puspresnas. Alhamdulillah, ini adalah sebuah pengakuan bahwa kualitas talenta di madrasah kami berada pada standar nasional,” ujarnya penuh syukur, Kamis (1/1).

MTsN 1 Pati menduduki peringkat kedua nasional setelah MTsN 32 Jakarta dan menjadi peringkat pertama MTs se-Provinsi Jawa Tengah dengan total 204 prestasi terkurasi.

Wahyu mengungkapkan, dengan capaian tersebut madrasah yang ia pimpin memperoleh penghargaan prestisius dari Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. MTsN 1 Pati dinobatkan sebagai MTs Terbanyak I Pemeroleh Kurasi Prestasi Tahun 2025 pada Puspresnas di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

“Ini adalah sebuah penghargaan yang luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Saiful Mujab, atas apresiasi yang telah diberikan. Mudah-mudah ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak kami untuk terus berkembang, memperkuat potensi mereka, dan menorehkan prestasi yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Keberhasilan luar biasa ini tidak terlepas dari peran Tim Unggulan yeng menjadi motor penggerak prestasi siswa. Tommy Andriansyah, Ketua Program Unggulan MTsN 1 Pati, menyatakan bahwa kunci utama efektivitas prestasi siswa terletak pada strategi pemetaan kompetisi yang dilakukan di hulu.

“Di samping itu, yang tidak kalah penting adalah manajemen data. Ada tim yang mengelola dokumen seperti sertifikat, SK pemenang, dan dokumen pendukung lainnya. Menurut kami, dokumentasi juga kunci. Tanpa itu, prestasi hanya akan menjadi arsip mati,” tegas Tommy.

Ia menambahkan, timnya tidak lagi mengejar kuantitas melainkan lebih fokus terhadap lomba yang memiliki kredibilitas dan bobot prestasi yang kuat.

“Kami ingin setiap medali yang diperoleh memiliki dampak yang berkelanjutan, terutama dalam membuka kesempatan untuk jalur prestasi bagi para siswa di masa depan,” pungkasnya.

Menurut Sistem Informasi Manajemen MTsN 1 Pati, sepanjang tahun 2025, madrasah ini berhasil menorehkan 456 prestasi, 19 di antaranya prestasi tingkat internasional, 273 tingkat nasional, dan 164 tingkat kabupaten/kota.(Jurnalindo/humas_mtsn1pati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *