
Cara menanam bonggol aglonema adalah teknik memperbanyak tanaman aglonema dengan menggunakan bonggol atau umbi yang tumbuh di pangkal batang. Bonggol aglonema merupakan bagian tanaman yang menyimpan cadangan makanan dan dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang terpisah.
Menanam bonggol aglonema memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:
- Dapat memperbanyak tanaman aglonema dengan cepat dan mudah.
- Bonggol aglonema memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi.
- Tanaman aglonema yang dihasilkan dari bonggol umumnya memiliki pertumbuhan yang baik dan sehat.
Sebelum menanam bonggol aglonema, perlu dilakukan persiapan terlebih dahulu, antara lain:
- Pilih bonggol aglonema yang sehat, tidak busuk, dan memiliki ukuran yang cukup besar.
- Siapkan media tanam yang porous dan gembur, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang.
- Siapkan pot atau wadah tanam dengan lubang drainase yang baik.
Cara Menanam Bonggol Aglonema
Dalam menanam bonggol aglonema, terdapat beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Aspek-aspek tersebut meliputi:
- Pemilihan bonggol
- Media tanam
- Teknik penanaman
- Perawatan
- Pengendalian hama dan penyakit
- Pemupukan
- Pencahayaan
Pemilihan bonggol yang baik akan sangat berpengaruh pada keberhasilan penanaman. Bonggol yang dipilih harus sehat, tidak busuk, dan memiliki ukuran yang cukup besar. Media tanam yang digunakan harus porous dan gembur, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang. Teknik penanaman yang benar juga penting untuk diperhatikan, yaitu dengan menempatkan bonggol pada posisi tegak lurus dan menutupnya dengan media tanam hingga batas leher bonggol.
Pemilihan bonggol
Pemilihan bonggol merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam bonggol aglonema. Bonggol yang dipilih akan sangat berpengaruh pada keberhasilan penanaman. Bonggol yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan tumbuh dengan baik, sedangkan bonggol yang buruk dapat menyebabkan tanaman gagal tumbuh atau bahkan mati.
-
Kesehatan bonggol
Bonggol yang sehat adalah bonggol yang tidak busuk, tidak berjamur, dan tidak memiliki luka atau cacat. Bonggol yang sehat biasanya berwarna putih atau krem dan memiliki tekstur yang keras.
-
Ukuran bonggol
Ukuran bonggol juga perlu diperhatikan. Bonggol yang terlalu kecil biasanya akan menghasilkan tanaman yang kurus dan lemah, sedangkan bonggol yang terlalu besar dapat sulit untuk tumbuh dan membutuhkan waktu yang lebih lama.
-
Jenis aglonema
Jenis aglonema juga perlu dipertimbangkan dalam pemilihan bonggol. Ada beberapa jenis aglonema yang lebih mudah tumbuh dari bonggol dibandingkan jenis lainnya. Misalnya, aglonema jenis ‘Silver Queen’ dan ‘Red Emerald’ termasuk jenis yang mudah tumbuh dari bonggol.
-
Sumber bonggol
Sumber bonggol juga perlu diperhatikan. Sebaiknya pilih bonggol yang berasal dari tanaman induk yang sehat dan terawat. Hindari membeli bonggol dari sumber yang tidak jelas atau tidak terpercaya.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat memilih bonggol aglonema yang baik dan siap untuk ditanam.
Media Tanam
Media tanam merupakan salah satu komponen penting dalam cara menanam bonggol aglonema. Media tanam yang digunakan haruslah porous dan gembur, serta memiliki aerasi dan drainase yang baik. Hal ini dikarenakan bonggol aglonema membutuhkan udara dan air yang cukup untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Beberapa jenis media tanam yang dapat digunakan untuk menanam bonggol aglonema antara lain campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang. Campuran ini memiliki struktur yang porous dan gembur, sehingga dapat menyediakan aerasi dan drainase yang baik bagi bonggol aglonema. Selain itu, campuran ini juga kaya akan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman aglonema.
Selain jenis media tanam, pH media tanam juga perlu diperhatikan. pH media tanam yang ideal untuk menanam bonggol aglonema adalah antara 5,5 hingga 6,5. Pada pH di luar rentang tersebut, bonggol aglonema akan sulit menyerap unsur hara yang dibutuhkan, sehingga pertumbuhannya akan terhambat.
Dengan menggunakan media tanam yang tepat, bonggol aglonema akan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman aglonema yang dihasilkan pun akan sehat dan memiliki pertumbuhan yang optimal.
Teknik Penanaman
Teknik penanaman merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam bonggol aglonema. Teknik penanaman yang tepat akan sangat berpengaruh pada keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan tanaman aglonema. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam teknik penanaman bonggol aglonema, yaitu:
-
Pemilihan pot
Pilih pot yang memiliki lubang drainase yang baik. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar. -
Media tanam
Gunakan media tanam yang porous dan gembur, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang. Media tanam ini akan menyediakan aerasi dan drainase yang baik bagi bonggol aglonema. -
Penempatan bonggol
Tempatkan bonggol aglonema pada posisi tegak lurus dan tutup dengan media tanam hingga batas leher bonggol. Jangan menanam bonggol terlalu dalam karena dapat menyebabkan busuk. -
Penyiraman
Siram bonggol aglonema secukupnya setelah ditanam. Jangan menyiram terlalu banyak karena dapat menyebabkan busuk akar.
Dengan memperhatikan teknik penanaman yang tepat, bonggol aglonema akan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman aglonema yang dihasilkan pun akan sehat dan memiliki pertumbuhan yang optimal.
Perawatan
Perawatan merupakan aspek krusial dalam cara menanam bonggol aglonema. Perawatan yang tepat akan menentukan keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan tanaman aglonema. Ada beberapa aspek penting dalam perawatan bonggol aglonema, yaitu:
-
Penyiraman
Penyiraman merupakan faktor penting dalam perawatan bonggol aglonema. Bonggol aglonema membutuhkan kelembapan yang cukup, tetapi tidak boleh terlalu basah karena dapat menyebabkan busuk akar. Siram bonggol aglonema secukupnya, yaitu ketika media tanam sudah mulai mengering. -
Pemupukan
Pemupukan juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bonggol aglonema. Berikan pupuk cair atau pupuk slow release secara teratur, sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan pupuk. -
Pencahayaan
Bonggol aglonema membutuhkan cahaya yang terang, tetapi tidak langsung. Hindari menempatkan bonggol aglonema di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan daun terbakar. -
Pengendalian hama dan penyakit
Bonggol aglonema dapat hama dan penyakit, seperti kutu daun, tungau laba-laba, dan penyakit busuk akar. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur menggunakan pestisida atau fungisida yang sesuai.
Dengan melakukan perawatan yang tepat, bonggol aglonema akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman aglonema yang sehat dan indah.
Pengendalian hama dan penyakit
Pengendalian hama dan penyakit merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam bonggol aglonema. Hama dan penyakit dapat menyerang bonggol aglonema dan menyebabkan kerusakan pada tanaman, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit perlu dilakukan secara teratur untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
-
Identifikasi hama dan penyakit
Langkah pertama dalam pengendalian hama dan penyakit adalah mengidentifikasi jenis hama atau penyakit yang menyerang bonggol aglonema. Identifikasi yang tepat akan membantu dalam menentukan metode pengendalian yang sesuai. -
Penggunaan pestisida dan fungisida
Penggunaan pestisida dan fungisida merupakan salah satu cara untuk mengendalikan hama dan penyakit pada bonggol aglonema. Pilih jenis pestisida dan fungisida yang tepat sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang. Gunakan pestisida dan fungisida sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan. -
Pengendalian secara alami
Selain menggunakan pestisida dan fungisida, pengendalian hama dan penyakit juga dapat dilakukan secara alami. Beberapa cara pengendalian alami antara lain menggunakan predator alami, seperti serangga Coccinellidae (kumbang kepik) untuk mengendalikan kutu daun, atau menggunakan bahan-bahan alami, seperti larutan cabai atau bawang putih, untuk mengendalikan hama dan penyakit. -
Sanitasi lingkungan
Sanitasi lingkungan juga penting dalam pengendalian hama dan penyakit. Bersihkan area sekitar tanaman aglonema dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang sudah mati. Gulma dan sisa-sisa tanaman dapat menjadi tempat berkembang biaknya hama dan penyakit.
Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, bonggol aglonema akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman aglonema yang sehat dan indah.
Pemupukan
Dalam cara menanam bonggol aglonema, pemupukan memegang peranan penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pemupukan yang tepat akan memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh bonggol aglonema untuk tumbuh menjadi tanaman yang sehat dan indah.
-
Jenis Pupuk
Jenis pupuk yang digunakan untuk memupuk bonggol aglonema dapat berupa pupuk cair atau pupuk slow release. Pupuk cair dapat memberikan nutrisi secara cepat, sedangkan pupuk slow release akan melepaskan nutrisi secara perlahan dalam jangka waktu tertentu.
-
Dosis dan Waktu Pemupukan
Dosis dan waktu pemupukan perlu diperhatikan untuk menghindari kelebihan atau kekurangan nutrisi. Umumnya, pemupukan dilakukan setiap 2-4 minggu sekali dengan dosis sesuai dengan petunjuk penggunaan pupuk.
-
Manfaat Pemupukan
Pemupukan yang tepat dapat memberikan banyak manfaat bagi bonggol aglonema, antara lain:
- Merangsang pertumbuhan bonggol dan tanaman
- Meningkatkan kesehatan dan ketahanan tanaman
- Memperbanyak produksi daun dan bunga
-
Dampak Kekurangan dan Kelebihan Pemupukan
Kekurangan atau kelebihan pemupukan dapat berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan bonggol aglonema. Kekurangan pemupukan dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun menguning, dan pertumbuhan yang lambat. Sedangkan kelebihan pemupukan dapat menyebabkan tanaman layu, daun terbakar, dan bahkan kematian.
Dengan memperhatikan aspek-aspek pemupukan yang tepat, bonggol aglonema akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman aglonema yang sehat dan indah.
Pencahayaan
Pencahayaan merupakan faktor penting dalam cara menanam bonggol aglonema. Tanaman aglonema membutuhkan cahaya yang cukup untuk dapat melakukan proses fotosintesis dan tumbuh dengan baik. Namun, kebutuhan cahaya aglonema berbeda-beda tergantung pada jenisnya.
-
Jenis Aglonema
Jenis aglonema yang berbeda memiliki kebutuhan cahaya yang berbeda. Beberapa jenis aglonema, seperti ‘Silver Queen’ dan ‘Red Emerald’, membutuhkan cahaya terang tidak langsung. Sedangkan jenis aglonema lainnya, seperti ‘Black Velvet’ dan ‘Cutlass’, dapat tumbuh dengan baik di tempat yang lebih teduh.
-
Intensitas Cahaya
Intensitas cahaya juga perlu diperhatikan. Cahaya yang terlalu terang dapat menyebabkan daun aglonema terbakar, sedangkan cahaya yang terlalu redup dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat.
-
Durasi Cahaya
Durasi cahaya juga berpengaruh pada pertumbuhan aglonema. Tanaman aglonema umumnya membutuhkan cahaya selama 12-14 jam per hari.
-
Sumber Cahaya
Sumber cahaya untuk aglonema dapat berupa cahaya matahari atau lampu buatan. Jika menggunakan cahaya matahari, sebaiknya letakkan tanaman aglonema di tempat yang terkena cahaya terang tidak langsung. Sedangkan jika menggunakan lampu buatan, pilih lampu yang memiliki intensitas cahaya yang sesuai dan dapat memberikan cahaya selama 12-14 jam per hari.
Dengan memperhatikan aspek pencahayaan yang tepat, bonggol aglonema akan dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman aglonema yang sehat dan indah.
Tutorial Cara Menanam Bonggol Aglonema
Dalam menanam bonggol aglonema, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan peluang keberhasilan. Berikut adalah tutorial cara menanam bonggol aglonema:
-
Langkah 1: Persiapan Bonggol
Pilih bonggol aglonema yang sehat, tidak busuk, dan memiliki ukuran yang cukup besar. Rendam bonggol dalam larutan fungisida selama 30 menit untuk mencegah serangan jamur.
-
Langkah 2: Persiapan Media Tanam
Siapkan media tanam yang porous dan gembur, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Pastikan media tanam memiliki pH antara 5,5 hingga 6,5.
-
Langkah 3: Penanaman
Buat lubang pada media tanam sedalam bonggol. Letakkan bonggol pada lubang dan tutup dengan media tanam hingga batas leher bonggol. Padatkan media tanam di sekitar bonggol agar tidak goyang.
-
Langkah 4: Penyiraman
Siram bonggol aglonema secukupnya hingga media tanam lembab. Jangan menyiram terlalu banyak karena dapat menyebabkan busuk akar.
-
Langkah 5: Perawatan
Tempatkan pot berisi bonggol aglonema di tempat yang terkena cahaya matahari tidak langsung. Jaga kelembapan media tanam dan berikan pupuk cair secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut secara cermat, diharapkan bonggol aglonema dapat tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi tanaman aglonema yang indah dan sehat.
Tips Menanam Bonggol Aglonema
Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan keberhasilan dalam menanam bonggol aglonema:
Tips 1: Pemilihan Bonggol yang Tepat
Pilih bonggol aglonema yang sehat, tidak busuk, dan memiliki ukuran yang cukup besar. Bonggol yang sehat biasanya berwarna putih atau krem dan memiliki tekstur yang keras.
Tips 2: Penggunaan Media Tanam yang Porus
Gunakan media tanam yang porous dan gembur, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang. Media tanam yang porous akan menyediakan aerasi dan drainase yang baik bagi bonggol aglonema.
Tips 3: Penempatan Bonggol yang Benar
Tempatkan bonggol aglonema pada posisi tegak lurus dan tutup dengan media tanam hingga batas leher bonggol. Jangan menanam bonggol terlalu dalam karena dapat menyebabkan busuk.
Tips 4: Penyiraman yang Tepat
Siram bonggol aglonema secukupnya setelah ditanam. Jangan menyiram terlalu banyak karena dapat menyebabkan busuk akar. Siram kembali ketika media tanam sudah mulai mengering.
Tips 5: Pemberian Pupuk Secara Teratur
Berikan pupuk cair atau pupuk slow release secara teratur sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan pupuk. Pemupukan akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh bonggol aglonema untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.
Dengan mengikuti tips-tips tersebut, diharapkan bonggol aglonema dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman aglonema yang sehat dan indah.
Kesimpulan
Menanam bonggol aglonema merupakan salah satu cara memperbanyak tanaman aglonema yang cukup mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Namun, untuk meningkatkan peluang keberhasilan, perlu diperhatikan beberapa aspek penting dalam cara menanam bonggol aglonema, seperti pemilihan bonggol yang tepat, penggunaan media tanam yang porous, penempatan bonggol yang benar, penyiraman yang tepat, dan pemberian pupuk secara teratur.
Kesimpulan
Cara menanam bonggol aglonema merupakan salah satu teknik perbanyakan tanaman aglonema yang cukup mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Teknik ini memiliki beberapa keunggulan, seperti tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi, pertumbuhan tanaman yang baik, serta dapat dilakukan dalam jumlah banyak.
Namun, untuk meningkatkan keberhasilan penanaman bonggol aglonema, diperlukan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Aspek-aspek tersebut meliputi pemilihan bonggol yang sehat, penggunaan media tanam yang porous dan gembur, penempatan bonggol yang benar, penyiraman yang tepat, dan pemberian pupuk secara teratur. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, diharapkan bonggol aglonema dapat tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi tanaman aglonema yang sehat dan indah.
Youtube Video:
