
Cara melihat NPWP adalah proses untuk memperoleh informasi mengenai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dimiliki oleh seseorang atau badan usaha. NPWP merupakan identitas wajib pajak yang digunakan untuk keperluan perpajakan, seperti pelaporan dan pembayaran pajak.
Mengetahui NPWP sangat penting karena memiliki beberapa manfaat, antara lain memudahkan dalam pengurusan pajak, mencegah terjadinya kesalahan dalam pelaporan pajak, serta menghindari sanksi atau denda dari pihak berwajib.
Untuk melihat NPWP, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu melalui situs web Direktorat Jenderal Pajak (DJP), melalui layanan SMS, atau dengan mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat.
Cara Melihat NPWP
Mengetahui Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sangat penting untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Berikut adalah 7 cara melihat NPWP yang perlu diketahui:
- Melalui situs web DJP
- Melalui layanan SMS
- Mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)
- Memeriksa dokumen perpajakan sebelumnya
- Menghubungi perusahaan tempat bekerja
- Meminta bantuan konsultan pajak
- Menggunakan aplikasi e-filing
Mengetahui NPWP sangat penting karena memiliki beberapa manfaat, antara lain memudahkan dalam pengurusan pajak, mencegah terjadinya kesalahan dalam pelaporan pajak, serta menghindari sanksi atau denda dari pihak berwajib. Pastikan untuk menyimpan NPWP dengan baik dan menggunakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui situs web DJP
Salah satu cara untuk melihat NPWP adalah melalui situs web Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Cara ini cukup mudah dan dapat dilakukan secara online, sehingga tidak perlu repot datang ke kantor pajak.
Untuk melihat NPWP melalui situs web DJP, cukup ikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi situs web DJP di https://www.pajak.go.id/
- Pilih menu “Layanan” di bagian atas halaman.
- Pilih sub-menu “Informasi NPWP”.
- Masukkan data yang diperlukan, seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir.
- Klik tombol “Cari”.
Setelah itu, akan muncul informasi NPWP yang dimiliki. Cara ini sangat mudah dan cepat, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga.
Melalui layanan SMS
Selain melalui situs web DJP, cara melihat NPWP juga dapat dilakukan melalui layanan SMS. Cara ini cukup mudah dan praktis, karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Untuk melihat NPWP melalui layanan SMS, cukup ikuti langkah-langkah berikut:
- Ketik SMS dengan format: NIK#Nama Lengkap#Tanggal Lahir
- Kirim SMS ke nomor 021-1500200
Setelah itu, akan dikirimi SMS balasan yang berisi informasi NPWP yang dimiliki. Cara ini sangat mudah dan cepat, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga.
Layanan SMS ini sangat bermanfaat bagi wajib pajak yang tidak memiliki akses internet atau yang ingin melihat NPWP dengan cara yang lebih cepat dan mudah. Dengan adanya layanan ini, wajib pajak dapat lebih mudah memenuhi kewajiban perpajakannya.
Mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)
Mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) merupakan salah satu cara untuk melihat NPWP. Cara ini dapat dilakukan bagi wajib pajak yang ingin mendapatkan informasi NPWP secara langsung dan akurat dari petugas pajak.
Untuk mengunjungi KPP, wajib pajak dapat membawa dokumen identitas diri, seperti KTP atau paspor. Petugas pajak akan membantu wajib pajak dalam proses pengecekan NPWP dan memberikan informasi yang diperlukan. Selain itu, wajib pajak juga dapat berkonsultasi langsung dengan petugas pajak mengenai masalah perpajakan yang dihadapi.
Mengunjungi KPP menjadi pilihan yang tepat bagi wajib pajak yang ingin mendapatkan informasi NPWP secara pasti dan terpercaya. Dengan mengunjungi KPP, wajib pajak dapat memastikan bahwa NPWP yang dimiliki valid dan sesuai dengan data yang tercatat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Memeriksa dokumen perpajakan sebelumnya
Memeriksa dokumen perpajakan sebelumnya merupakan salah satu cara untuk melihat NPWP. Dokumen perpajakan yang dimaksud, seperti Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh), Bukti Pemotongan PPh, dan Bukti Penerimaan Elektronik (e-Bupot), biasanya mencantumkan NPWP wajib pajak.
Dengan memeriksa dokumen perpajakan sebelumnya, wajib pajak dapat mengetahui NPWP yang dimiliki dan memastikan bahwa NPWP tersebut masih valid. Hal ini penting karena NPWP merupakan identitas wajib pajak yang digunakan dalam berbagai urusan perpajakan, seperti pelaporan dan pembayaran pajak.
Selain itu, memeriksa dokumen perpajakan sebelumnya juga dapat membantu wajib pajak dalam mengidentifikasi kesalahan atau ketidaksesuaian dalam pencatatan NPWP. Apabila ditemukan kesalahan atau ketidaksesuaian, wajib pajak dapat segera melakukan perbaikan atau pembetulan melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat.
Menghubungi perusahaan tempat bekerja
Dalam konteks cara melihat NPWP, menghubungi perusahaan tempat bekerja dapat menjadi solusi apabila wajib pajak kesulitan menemukan atau mengingat NPWP yang dimiliki. Perusahaan tempat bekerja biasanya memiliki catatan NPWP karyawannya untuk keperluan pelaporan dan pembayaran pajak.
-
Menghubungi bagian HRD atau bagian keuangan perusahaan
Wajib pajak dapat menghubungi bagian HRD atau bagian keuangan perusahaan untuk menanyakan NPWP yang terdaftar pada perusahaan. Biasanya, bagian ini memiliki akses ke data karyawan, termasuk NPWP.
-
Memeriksa slip gaji
NPWP juga biasanya tercantum pada slip gaji karyawan. Wajib pajak dapat memeriksa slip gaji untuk mengetahui NPWP yang terdaftar pada perusahaan.
-
Meminta surat keterangan NPWP dari perusahaan
Apabila dibutuhkan bukti NPWP untuk keperluan tertentu, wajib pajak dapat meminta surat keterangan NPWP dari perusahaan. Surat keterangan ini dapat diterbitkan oleh bagian HRD atau bagian keuangan perusahaan.
Dengan menghubungi perusahaan tempat bekerja, wajib pajak dapat memperoleh informasi NPWP secara akurat dan cepat. Cara ini sangat membantu bagi wajib pajak yang lupa atau kehilangan NPWP dan membutuhkannya untuk keperluan perpajakan.
Meminta bantuan konsultan pajak
Dalam konteks cara melihat NPWP, meminta bantuan konsultan pajak dapat menjadi solusi apabila wajib pajak mengalami kesulitan dalam mengakses atau memahami informasi NPWP yang dimiliki. Konsultan pajak merupakan profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang perpajakan, termasuk dalam hal membantu wajib pajak melihat NPWP.
-
Konsultan pajak dapat membantu wajib pajak dalam:
– Memahami peraturan perpajakan yang terkait dengan NPWP – Mencari dan memperoleh NPWP yang hilang atau lupa – Memeriksa keabsahan dan validitas NPWP – Memberikan saran dan rekomendasi terkait penggunaan NPWP
-
Konsultan pajak dapat membantu wajib pajak melihat NPWP melalui:
– Melakukan pengecekan NPWP melalui situs web Direktorat Jenderal Pajak (DJP) – Berkunjung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk mendapatkan informasi NPWP – Memeriksa dokumen perpajakan sebelumnya yang mencantumkan NPWP
-
Konsultan pajak dapat membantu wajib pajak memperoleh bukti NPWP:
– Meminta surat keterangan NPWP dari perusahaan tempat bekerja – Mengajukan permohonan NPWP baru melalui KPP
Dengan meminta bantuan konsultan pajak, wajib pajak dapat memperoleh informasi NPWP secara akurat, cepat, dan terpercaya. Konsultan pajak akan membantu wajib pajak memahami pentingnya NPWP dan memastikan bahwa NPWP yang dimiliki sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menggunakan aplikasi e-filing
Aplikasi e-filing merupakan salah satu cara melihat NPWP yang mudah dan praktis. Aplikasi ini disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk memudahkan wajib pajak dalam melaporkan dan membayar pajak secara elektronik. Dengan menggunakan aplikasi e-filing, wajib pajak dapat melihat NPWP yang terdaftar pada sistem DJP.
Untuk menggunakan aplikasi e-filing untuk melihat NPWP, wajib pajak perlu memiliki akun DJP Online. Setelah memiliki akun, wajib pajak dapat login ke aplikasi e-filing dan memilih menu “Profil”. Pada halaman profil, NPWP wajib pajak akan tertera pada bagian informasi pribadi.
Selain untuk melihat NPWP, aplikasi e-filing juga dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi perpajakan, seperti pelaporan SPT Tahunan, pembayaran pajak, dan pengajuan permohonan restitusi pajak. Dengan menggunakan aplikasi e-filing, wajib pajak dapat menghemat waktu dan tenaga dalam mengurus kewajiban perpajakan.
Tutorial Cara Melihat NPWP
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan identitas wajib pajak yang digunakan untuk keperluan perpajakan, seperti pelaporan dan pembayaran pajak. Mengetahui NPWP sangat penting untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan menghindari sanksi. Berikut adalah tutorial langkah demi langkah untuk melihat NPWP:
-
Langkah 1: Kunjungi situs web Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
Buka situs web resmi DJP di https://www.pajak.go.id/. -
Langkah 2: Pilih menu “Layanan”
Pada halaman utama situs web DJP, pilih menu “Layanan” yang terdapat di bagian atas halaman. -
Langkah 3: Pilih sub-menu “Informasi NPWP”
Pada halaman “Layanan”, pilih sub-menu “Informasi NPWP” yang terdapat di bagian “Layanan Perpajakan”. -
Langkah 4: Masukkan data yang diperlukan
Pada halaman “Informasi NPWP”, masukkan data yang diperlukan, seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir. -
Langkah 5: Klik tombol “Cari”
Setelah semua data terisi, klik tombol “Cari” untuk mencari informasi NPWP. -
Langkah 6: Hasil pencarian
Jika data yang dimasukkan benar, akan muncul informasi NPWP yang dimiliki. Informasi tersebut meliputi nomor NPWP, nama wajib pajak, dan status NPWP.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, wajib pajak dapat dengan mudah melihat NPWP yang dimiliki. Mengetahui NPWP sangat penting untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan menghindari sanksi. Pastikan untuk menyimpan NPWP dengan baik dan menggunakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tips Melihat NPWP
Melihat NPWP dapat dilakukan dengan beberapa cara, baik secara online maupun offline. Berikut adalah beberapa tips untuk memudahkan Anda dalam melihat NPWP:
Tip 1: Gunakan situs web DJP
Situs web Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyediakan layanan untuk melihat NPWP secara online. Anda dapat mengakses layanan ini di https://www.pajak.go.id/.
Tip 2: Gunakan aplikasi e-filing
Aplikasi e-filing juga dapat digunakan untuk melihat NPWP. Anda dapat mengunduh aplikasi ini di situs web DJP atau melalui Google Play Store dan Apple App Store.
Tip 3: Kunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)
Anda dapat mengunjungi KPP terdekat untuk melihat NPWP. Bawalah dokumen identitas diri, seperti KTP atau paspor, untuk proses verifikasi.
Tip 4: Periksa dokumen perpajakan
NPWP biasanya tercantum pada dokumen perpajakan, seperti SPT Tahunan dan Bukti Pemotongan PPh. Anda dapat memeriksa dokumen-dokumen tersebut untuk mengetahui NPWP Anda.
Tip 5: Hubungi perusahaan tempat bekerja
Jika Anda bekerja di sebuah perusahaan, Anda dapat menghubungi bagian HRD atau bagian keuangan untuk menanyakan NPWP yang terdaftar pada perusahaan.
Mengetahui NPWP sangat penting untuk memenuhi kewajiban perpajakan Anda. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat dengan mudah melihat NPWP Anda.
Selain itu, pastikan untuk menyimpan NPWP Anda dengan baik dan menggunakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kesimpulan
Mengetahui cara melihat NPWP sangat penting bagi wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya. Dengan mengetahui NPWP, wajib pajak dapat melaporkan dan membayar pajak dengan benar, serta terhindar dari sanksi. Ada beberapa cara untuk melihat NPWP, baik secara online maupun offline. Melalui situs web DJP, aplikasi e-filing, Kantor Pelayanan Pajak (KPP), dokumen perpajakan, atau menghubungi perusahaan tempat bekerja.
Dengan mengikuti tips yang telah diuraikan, wajib pajak dapat dengan mudah melihat NPWP-nya. Wajib pajak juga harus menyimpan NPWP dengan baik dan menggunakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Youtube Video:
