
Makan bawang putih mentah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bawang putih mengandung senyawa aktif yang disebut allicin, yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur.
Allicin telah terbukti efektif melawan berbagai jenis bakteri, termasuk E. coli, Salmonella, dan Staphylococcus aureus. Senyawa ini juga dapat membantu melawan virus seperti virus flu dan virus herpes. Selain itu, allicin memiliki sifat antijamur yang dapat membantu mengobati infeksi jamur seperti kandidiasis.
Selain sifat antimikrobanya, bawang putih juga kaya akan antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan Alzheimer.
Manfaat Makan Bawang Putih Mentah
Makan bawang putih mentah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah 10 manfaat utama makan bawang putih mentah:
- Antimikroba
- Antivirus
- Antijamur
- Antioksidan
- Mengurangi peradangan
- Meningkatkan kesehatan jantung
- Menurunkan tekanan darah
- Meningkatkan kesehatan otak
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
- Melawan kanker
Salah satu manfaat paling terkenal dari bawang putih adalah kemampuannya untuk melawan infeksi. Bawang putih mengandung senyawa allicin, yang memiliki sifat antimikroba, antivirus, dan antijamur. Allicin telah terbukti efektif melawan berbagai jenis bakteri, termasuk E. coli, Salmonella, dan Staphylococcus aureus. Senyawa ini juga dapat membantu melawan virus seperti virus flu dan virus herpes. Selain itu, allicin memiliki sifat antijamur yang dapat membantu mengobati infeksi jamur seperti kandidiasis.
Antimikroba
Salah satu manfaat utama makan bawang putih mentah adalah sifat antimikrobanya. Bawang putih mengandung senyawa allicin, yang memiliki sifat antimikroba, antivirus, dan antijamur.
-
Efektif melawan bakteri
Allicin telah terbukti efektif melawan berbagai jenis bakteri, termasuk E. coli, Salmonella, dan Staphylococcus aureus. Senyawa ini dapat membunuh bakteri dengan merusak dinding selnya dan mengganggu metabolismenya.
-
Efektif melawan virus
Allicin juga dapat membantu melawan virus seperti virus flu dan virus herpes. Senyawa ini dapat menghambat replikasi virus dan mencegahnya menginfeksi sel.
-
Efektif melawan jamur
Selain sifat antibakteri dan antivirusnya, allicin juga memiliki sifat antijamur. Senyawa ini dapat membantu mengobati infeksi jamur seperti kandidiasis.
Sifat antimikroba bawang putih menjadikannya makanan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah, dimasak, atau sebagai suplemen.
Antivirus
Bawang putih memiliki sifat antivirus yang dapat membantu melawan berbagai jenis virus, termasuk virus flu dan virus herpes. Sifat antivirus bawang putih berasal dari senyawa allicin, yang dapat menghambat replikasi virus dan mencegahnya menginfeksi sel.
-
Efektif melawan virus flu
Bawang putih telah terbukti efektif melawan virus flu. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih selama 12 minggu memiliki risiko terkena flu 63% lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen bawang putih.
-
Efektif melawan virus herpes
Bawang putih juga telah terbukti efektif melawan virus herpes. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengoleskan ekstrak bawang putih pada luka herpes mengalami penyembuhan lebih cepat dan pengurangan rasa sakit yang lebih besar daripada mereka yang tidak mengoleskan ekstrak bawang putih.
Sifat antivirus bawang putih menjadikannya makanan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi virus. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah, dimasak, atau sebagai suplemen.
Antijamur
Selain sifat antibakteri dan antivirusnya, bawang putih juga memiliki sifat antijamur. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran jamur.
-
Efektif melawan kandidiasis
Bawang putih telah terbukti efektif melawan kandidiasis, infeksi jamur yang umum terjadi pada mulut, tenggorokan, dan vagina. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih selama 6 minggu mengalami pengurangan gejala kandidiasis secara signifikan.
-
Efektif melawan jamur kuku
Bawang putih juga dapat membantu mengobati jamur kuku. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengoleskan ekstrak bawang putih pada kuku yang terinfeksi selama 6 bulan mengalami peningkatan yang signifikan dalam kondisi kuku mereka.
Sifat antijamur bawang putih menjadikannya makanan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi jamur. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah, dimasak, atau sebagai suplemen.
Antioksidan
Bawang putih adalah sumber antioksidan yang baik, yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan Alzheimer.
-
Melawan radikal bebas
Antioksidan dalam bawang putih dapat membantu melawan radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Sebuah penelitian menemukan bahwa bawang putih dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh hingga 30%.
-
Menurunkan risiko penyakit kronis
Antioksidan dalam bawang putih dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan Alzheimer. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi bawang putih secara teratur memiliki risiko terkena kanker tertentu hingga 13% lebih rendah.
Sifat antioksidan bawang putih menjadikannya makanan yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit kronis. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah, dimasak, atau sebagai suplemen.
Mengurangi peradangan
Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi. Namun, peradangan kronis dapat merusak sel dan jaringan dan menyebabkan berbagai penyakit.
-
Mengandung senyawa anti-inflamasi
Bawang putih mengandung senyawa anti-inflamasi, seperti allicin dan quercetin. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh.
-
Mengurangi risiko penyakit kronis
Peradangan kronis adalah faktor risiko utama untuk berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan radang sendi. Bawang putih dapat membantu mengurangi risiko penyakit ini dengan mengurangi peradangan.
Sifat anti-inflamasi bawang putih menjadikannya makanan yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit kronis. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah, dimasak, atau sebagai suplemen.
Tips Memanfaatkan Manfaat Makan Bawang Putih Mentah
Berikut ini adalah beberapa tips untuk memaksimalkan manfaat makan bawang putih mentah:
Tip 1: Makanlah bawang putih mentah secara teratur
Makanlah bawang putih mentah secara teratur untuk mendapatkan manfaat kesehatannya yang maksimal. Anda dapat menambahkan bawang putih mentah ke dalam salad, sup, atau hidangan lainnya.
Tip 2: Hancurkan atau cincang bawang putih sebelum dimakan
Menghancurkan atau mencincang bawang putih sebelum dimakan akan melepaskan allicin, senyawa aktif yang memiliki sifat antimikroba, antivirus, dan antijamur.
Tip 3: Kombinasikan bawang putih dengan makanan lain yang sehat
Untuk meningkatkan manfaat kesehatan bawang putih, kombinasikanlah dengan makanan lain yang sehat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
Tip 4: Konsumsi bawang putih dalam jumlah sedang
Konsumsilah bawang putih dalam jumlah sedang, karena konsumsi bawang putih yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan atau iritasi kulit.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memaksimalkan manfaat kesehatan dari makan bawang putih mentah.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Sejumlah besar penelitian ilmiah telah menunjukkan manfaat kesehatan dari makan bawang putih mentah. Salah satu penelitian yang paling terkenal adalah sebuah uji klinis acak yang diterbitkan dalam jurnal “Nutrition and Cancer”.
Dalam penelitian ini, 146 orang dengan kolesterol tinggi dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi suplemen bawang putih setiap hari, sedangkan kelompok lainnya mengonsumsi plasebo. Setelah 12 minggu, kelompok yang mengonsumsi suplemen bawang putih mengalami penurunan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang signifikan, sementara kelompok plasebo tidak mengalami perubahan.
Studi lain menemukan bahwa bawang putih dapat membantu mencegah kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal “Journal of the National Cancer Institute” menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi bawang putih mentah atau dimasak setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko kanker paru-paru 32% lebih rendah dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi bawang putih.
Meskipun ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat kesehatan dari makan bawang putih mentah, penting untuk dicatat bahwa masih ada beberapa perdebatan mengenai beberapa manfaat yang dikaitkan dengan bawang putih. Misalnya, beberapa penelitian menemukan bahwa bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah, sementara penelitian lain tidak menemukan efek yang signifikan.
Secara keseluruhan, bukti ilmiah menunjukkan bahwa makan bawang putih mentah memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi beberapa manfaat yang dikaitkan dengan bawang putih.
