Terbongkar! 8 Manfaat Bawang Putih Dimakan Mentah yang Bikin Penasaran


Terbongkar! 8 Manfaat Bawang Putih Dimakan Mentah yang Bikin Penasaran

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang banyak digunakan dalam masakan Indonesia. Selain sebagai bumbu, bawang putih juga dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu cara mengonsumsi bawang putih yang dipercaya dapat memberikan manfaat kesehatan yang optimal adalah dengan memakannya mentah.

Bawang putih mentah mengandung senyawa aktif yang disebut allicin. Allicin memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Senyawa ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, dan risiko penyakit jantung. Selain itu, bawang putih mentah juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meskipun bawang putih mentah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi bawang putih mentah dalam jumlah sedang, yaitu sekitar 1-2 siung per hari.

Manfaat Bawang Putih Dimakan Mentah

Bawang putih mentah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya:

  • Antibakteri
  • Antivirus
  • Antifungal
  • Menurunkan tekanan darah
  • Menurunkan kolesterol
  • Mencegah penyakit jantung
  • Antioksidan
  • Melindungi sel dari kerusakan
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mencegah kanker

Beberapa manfaat bawang putih mentah di atas telah terbukti melalui penelitian. Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Phytotherapy Research” menemukan bahwa bawang putih mentah efektif dalam membunuh bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal “Atherosclerosis” menemukan bahwa bawang putih mentah dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol pada penderita hipertensi.

Antibakteri

Bawang putih mentah memiliki sifat antibakteri yang kuat. Senyawa allicin yang terkandung dalam bawang putih dapat membunuh berbagai jenis bakteri, termasuk bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit.

  • Efektif melawan bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan
    Bawang putih mentah dapat membantu meredakan gejala infeksi saluran pernapasan, seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat membunuh bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan, seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae.
  • Efektif melawan bakteri penyebab infeksi saluran kemih
    Bawang putih mentah juga dapat membantu mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih (ISK). Senyawa allicin dalam bawang putih dapat membunuh bakteri penyebab ISK, seperti Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae.
  • Efektif melawan bakteri penyebab infeksi kulit
    Bawang putih mentah dapat membantu mengobati berbagai jenis infeksi kulit, seperti jerawat, bisul, dan kurap. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat membunuh bakteri penyebab infeksi kulit, seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.

Sifat antibakteri bawang putih mentah dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai jenis infeksi.

Antivirus

Bawang putih mentah memiliki sifat antivirus yang kuat. Senyawa allicin yang terkandung dalam bawang putih dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran virus. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih mentah efektif melawan berbagai jenis virus, termasuk virus influenza, virus herpes simpleks, dan virus hepatitis C.

Sifat antivirus bawang putih mentah dapat membantu mencegah dan mengobati berbagai jenis infeksi virus. Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Phytomedicine” menemukan bahwa bawang putih mentah efektif dalam menghambat pertumbuhan virus influenza. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal “Antiviral Research” menemukan bahwa bawang putih mentah dapat membantu mengobati infeksi virus herpes simpleks.

Mengonsumsi bawang putih mentah secara teratur dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai jenis infeksi virus. Bawang putih mentah dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, seperti ditambahkan ke dalam masakan, dibuat jus, atau dimakan langsung.

Antifungal

Bawang putih mentah memiliki sifat antijamur yang kuat. Senyawa allicin yang terkandung dalam bawang putih dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran jamur. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih mentah efektif melawan berbagai jenis jamur, termasuk jamur penyebab infeksi kulit, infeksi kuku, dan infeksi ragi.

  • Efektif melawan jamur penyebab infeksi kulit

    Bawang putih mentah dapat membantu mengobati berbagai jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur, seperti kurap, kutu air, dan panu. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat membunuh jamur penyebab infeksi kulit, seperti Trichophyton rubrum dan Epidermophyton floccosum.

  • Efektif melawan jamur penyebab infeksi kuku

    Bawang putih mentah juga dapat membantu mengobati infeksi kuku yang disebabkan oleh jamur, seperti onikomikosis. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat menghambat pertumbuhan jamur penyebab infeksi kuku, seperti Trichophyton rubrum dan Candida albicans.

  • Efektif melawan jamur penyebab infeksi ragi

    Bawang putih mentah dapat membantu mengobati infeksi ragi, seperti kandidiasis. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat membunuh jamur penyebab infeksi ragi, seperti Candida albicans.

Sifat antijamur bawang putih mentah dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai jenis infeksi jamur. Mengonsumsi bawang putih mentah secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan kuku.

Menurunkan tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke. Menurunkan tekanan darah sangat penting untuk mencegah dan mengelola penyakit kardiovaskular.

Bawang putih mentah mengandung senyawa allicin yang telah terbukti memiliki efek menurunkan tekanan darah. Allicin bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim pengubah angiotensin (ACE), yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Dengan menghambat aktivitas ACE, allicin dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian klinis telah menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mentah secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Hypertension” menemukan bahwa konsumsi 600 mg ekstrak bawang putih mentah per hari selama 12 minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik (angka atas) sebesar 5 mmHg dan tekanan darah diastolik (angka bawah) sebesar 2 mmHg pada penderita hipertensi ringan.

Selain menurunkan tekanan darah, bawang putih mentah juga memiliki efek antiplatelet, yaitu mencegah penggumpalan darah. Efek ini dapat membantu mencegah terjadinya pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Menurunkan kolesterol

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke. Menurunkan kadar kolesterol sangat penting untuk mencegah dan mengelola penyakit kardiovaskular.

Bawang putih mentah mengandung senyawa allicin yang telah terbukti memiliki efek menurunkan kadar kolesterol. Allicin bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim HMG-CoA reduktase, yang berperan dalam produksi kolesterol di hati. Dengan menghambat aktivitas enzim ini, allicin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah.

Beberapa penelitian klinis telah menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mentah secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia (kadar kolesterol tinggi). Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Atherosclerosis” menemukan bahwa konsumsi 600 mg ekstrak bawang putih mentah per hari selama 12 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol total sebesar 10% dan kadar kolesterol LDL sebesar 17% pada penderita hiperkolesterolemia.

Selain menurunkan kadar kolesterol, bawang putih mentah juga memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Efek ini dapat membantu mencegah kerusakan pembuluh darah akibat penumpukan plak kolesterol, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Mencegah penyakit jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyakit jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung terhambat, biasanya akibat penumpukan plak di arteri koroner. Plak terbentuk dari kolesterol, lemak, kalsium, dan zat lain yang menumpuk di dinding arteri.

Bawang putih mentah memiliki sifat antiaterosklerosis, yaitu dapat mencegah pembentukan plak di arteri. Senyawa allicin dalam bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Selain itu, bawang putih mentah juga memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu mencegah kerusakan pembuluh darah akibat penumpukan plak kolesterol.

Beberapa penelitian klinis telah menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mentah secara teratur dapat membantu mencegah penyakit jantung. Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “The American Journal of Clinical Nutrition” menemukan bahwa konsumsi 600 mg ekstrak bawang putih mentah per hari selama 3 tahun dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 23% pada penderita sindrom metabolik.

Tips Mengonsumsi Bawang Putih Mentah

Untuk mendapatkan manfaat bawang putih mentah secara optimal, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

Tip 1: Konsumsi secara teratur
Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari bawang putih mentah, konsumsilah secara teratur. Anda dapat menambahkan bawang putih mentah ke dalam masakan, membuat jus bawang putih, atau mengonsumsinya langsung. Konsumsi bawang putih mentah sekitar 1-2 siung per hari.

Tip 2: Cincang atau haluskan sebelum dikonsumsi
Untuk memaksimalkan penyerapan allicin, cincang atau haluskan bawang putih mentah sebelum dikonsumsi. Allicin akan dilepaskan ketika bawang putih dipotong atau dihancurkan.

Tip 3: Diamkan selama 10 menit sebelum dimasak
Jika Anda ingin menambahkan bawang putih mentah ke dalam masakan, diamkan selama 10 menit setelah dicincang atau dihaluskan sebelum dimasak. Hal ini akan memberikan waktu bagi allicin untuk terbentuk.

Tip 4: Hindari mengonsumsi berlebihan
Meskipun bawang putih mentah memiliki banyak manfaat kesehatan, namun mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi bawang putih mentah dalam jumlah sedang, yaitu sekitar 1-2 siung per hari.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memperoleh manfaat kesehatan dari bawang putih mentah secara optimal.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Manfaat bawang putih mentah telah didukung oleh berbagai penelitian ilmiah dan studi kasus. Salah satu studi yang terkenal dilakukan oleh peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA). Dalam studi ini, para peneliti memberikan ekstrak bawang putih mentah kepada sekelompok orang dengan tekanan darah tinggi. Hasilnya, terjadi penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok yang mengonsumsi ekstrak bawang putih mentah dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal “Phytotherapy Research” menemukan bahwa bawang putih mentah efektif dalam membunuh bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan, seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mentah dapat membantu mencegah dan mengobati infeksi saluran pernapasan.

Meskipun terdapat banyak bukti ilmiah yang mendukung manfaat bawang putih mentah, namun masih terdapat beberapa perdebatan dan perbedaan pandangan mengenai efektivitasnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih mentah lebih efektif dalam bentuk ekstrak atau suplemen dibandingkan dengan dikonsumsi dalam bentuk utuh. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan bawang putih mentah dalam berbagai bentuk.

Secara keseluruhan, bukti ilmiah yang ada menunjukkan bahwa bawang putih mentah memiliki potensi manfaat kesehatan yang signifikan. Namun, penting untuk mengonsumsi bawang putih mentah dalam jumlah sedang dan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya dalam jumlah besar atau untuk tujuan pengobatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *