
Cara kirim lamaran via WA adalah metode pengiriman lamaran kerja melalui aplikasi WhatsApp. Cara ini menjadi populer karena kemudahan dan kepraktisannya, serta jangkauan yang luas dari aplikasi WhatsApp. Pelamar dapat mengirimkan lamaran kerja, CV, dan dokumen pendukung lainnya melalui fitur chat WhatsApp.
Pengiriman lamaran via WA memiliki beberapa keuntungan, seperti:
- Cepat dan mudah: Pelamar dapat mengirimkan lamaran kerja kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu repot mencetak atau mengirim surat lamaran secara fisik.
- Hemat biaya: Tidak ada biaya pengiriman atau percetakan yang perlu dikeluarkan.
- Jangkauan luas: WhatsApp memiliki lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia, sehingga lamaran kerja dapat menjangkau lebih banyak perekrut.
Namun, perlu diperhatikan juga beberapa hal saat mengirim lamaran via WA, antara lain:
- Perhatikan format: Pastikan lamaran kerja dan dokumen pendukung dikirim dalam format yang rapi dan mudah dibaca.
- Gunakan bahasa yang profesional: Gunakan bahasa yang formal dan sopan dalam berkomunikasi dengan perekrut.
- Sertakan informasi yang lengkap: Pastikan lamaran kerja berisi informasi yang lengkap, seperti nama, alamat, nomor telepon, email, dan pengalaman kerja.
Dengan memperhatikan tips-tips tersebut, pengiriman lamaran via WA dapat menjadi cara yang efektif untuk melamar pekerjaan dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan panggilan wawancara.
Cara Kirim Lamaran via WA
Pengiriman lamaran kerja melalui WhatsApp (WA) menjadi populer karena kepraktisannya. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan saat mengirim lamaran via WA, yaitu:
- Format: Pastikan lamaran kerja dan dokumen pendukung dikirim dalam format yang rapi dan mudah dibaca.
- Bahasa: Gunakan bahasa yang formal dan sopan dalam berkomunikasi dengan perekrut.
- Kelengkapan: Pastikan lamaran kerja berisi informasi yang lengkap, seperti nama, alamat, nomor telepon, email, dan pengalaman kerja.
- Ukuran file: Pastikan ukuran file lamaran kerja dan dokumen pendukung tidak melebihi batas yang ditentukan oleh WhatsApp.
- Waktu pengiriman: Perhatikan waktu pengiriman lamaran kerja. Sebaiknya kirim lamaran pada jam kerja, agar lebih cepat diproses.
- Tindak lanjut: Setelah mengirim lamaran kerja, lakukan tindak lanjut dengan menghubungi perekrut melalui WhatsApp atau email.
- Profesionalisme: Jaga profesionalisme dalam berkomunikasi dengan perekrut. Hindari penggunaan bahasa yang tidak sopan atau menyinggung.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, pengiriman lamaran kerja via WA dapat menjadi cara yang efektif untuk melamar pekerjaan dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan panggilan wawancara.
Format
Dalam pengiriman lamaran kerja via WhatsApp, format menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Lamaran kerja yang rapi dan mudah dibaca akan memudahkan perekrut untuk memproses dan mengevaluasi lamaran tersebut.
-
Penggunaan Format yang Tepat
Gunakan format yang sesuai dengan jenis dokumen yang dikirim. Misalnya, untuk lamaran kerja, gunakan format PDF atau Word. Pastikan dokumen memiliki margin yang jelas, font yang mudah dibaca, dan ukuran font yang sesuai.
-
Struktur Dokumen yang Jelas
Susun lamaran kerja dengan struktur yang jelas dan mudah dipahami. Gunakan heading dan subheading untuk memisahkan bagian-bagian penting, seperti informasi pribadi, pengalaman kerja, dan pendidikan.
-
Tata Bahasa dan Ejaan yang Benar
Perhatikan tata bahasa dan ejaan dalam lamaran kerja. Kesalahan tata bahasa dan ejaan dapat mengurangi kredibilitas lamaran dan membuat perekrut sulit memahami isi lamaran.
-
Ukuran File yang Sesuai
Perhatikan ukuran file lamaran kerja dan dokumen pendukung. WhatsApp memiliki batas ukuran file tertentu, jadi pastikan file tidak melebihi batas tersebut. Jika perlu, kompres file atau gunakan layanan berbagi file.
Dengan memperhatikan aspek format, pelamar dapat meningkatkan kualitas lamaran kerja yang dikirim via WhatsApp dan meningkatkan peluang untuk menarik perhatian perekrut.
Bahasa
Dalam pengiriman lamaran kerja via WhatsApp, penggunaan bahasa yang formal dan sopan sangatlah penting. Bahasa yang digunakan mencerminkan profesionalisme dan keseriusan pelamar dalam melamar pekerjaan.
-
Kesan Profesional
Bahasa yang formal dan sopan menciptakan kesan profesional dan menunjukkan bahwa pelamar menghargai perekrut dan perusahaan yang dilamar. Hal ini dapat meningkatkan kredibilitas lamaran dan membuat perekrut lebih tertarik untuk membaca lamaran secara keseluruhan.
-
Komunikasi yang Efektif
Bahasa yang jelas dan mudah dipahami memastikan bahwa perekrut dapat memahami isi lamaran dengan baik. Hindari penggunaan bahasa gaul atau slang yang dapat membuat perekrut kesulitan memahami maksud pelamar.
-
Menghindari Kesalahpahaman
Bahasa yang formal dan sopan membantu menghindari kesalahpahaman dalam komunikasi. Penggunaan kata-kata yang tepat dan sopan dapat mencegah terjadinya salah tafsir atau.
-
Menjaga Etika Komunikasi
Dalam dunia kerja, etika komunikasi sangat penting. Menggunakan bahasa yang formal dan sopan menunjukkan bahwa pelamar menghormati perekrut dan perusahaan. Hal ini dapat meningkatkan peluang pelamar untuk dipertimbangkan secara serius.
Dengan memperhatikan aspek bahasa, pelamar dapat meningkatkan kualitas lamaran kerja yang dikirim via WhatsApp dan menunjukkan profesionalisme mereka kepada perekrut.
Kelengkapan
Dalam pengiriman lamaran kerja via WhatsApp, kelengkapan informasi merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Lamaran kerja yang lengkap menunjukkan keseriusan dan profesionalisme pelamar.
-
Data Diri yang Jelas
Lamaran kerja harus memuat data diri yang jelas, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan email. Data diri ini memudahkan perekrut untuk menghubungi pelamar jika diperlukan.
-
Pengalaman Kerja yang Relevan
Cantumkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar. Sertakan informasi detail mengenai posisi, perusahaan, jangka waktu kerja, dan tanggung jawab yang diemban.
-
Pendidikan dan Keterampilan
Lamaran kerja juga harus memuat informasi mengenai pendidikan dan keterampilan yang dimiliki. Sertakan riwayat pendidikan, sertifikasi, dan kemampuan khusus yang dapat mendukung pekerjaan yang dilamar.
-
Referensi
Jika memungkinkan, sertakan referensi dari atasan atau rekan kerja sebelumnya. Referensi dapat memberikan informasi tambahan tentang kinerja dan kemampuan pelamar.
Dengan melengkapi lamaran kerja dengan informasi yang lengkap, pelamar dapat meningkatkan kualitas lamaran dan menunjukkan keseriusan mereka dalam melamar pekerjaan. Perekrut akan lebih mudah mengevaluasi kualifikasi pelamar dan mempertimbangkannya untuk posisi yang sesuai.
Ukuran file
Dalam pengiriman lamaran kerja via WhatsApp, ukuran file menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan karena terkait dengan kelancaran pengiriman dan kualitas dokumen yang diterima perekrut.
WhatsApp memiliki batas ukuran file tertentu untuk setiap pesan yang dikirim, termasuk lamaran kerja dan dokumen pendukung. Jika ukuran file melebihi batas tersebut, maka pengiriman lamaran dapat gagal atau dokumen yang diterima perekrut tidak lengkap dan rusak.
Oleh karena itu, pelamar perlu memperhatikan ukuran file lamaran kerja dan dokumen pendukungnya. Lamaran kerja dalam bentuk PDF atau Word umumnya memiliki ukuran file yang lebih kecil dibandingkan dengan format lainnya, seperti gambar atau video. Jika dokumen pendukung berukuran besar, seperti portofolio atau contoh pekerjaan, pelamar dapat menggunakan layanan berbagi file untuk mengirimkannya secara terpisah.
Dengan memperhatikan ukuran file, pelamar dapat memastikan bahwa lamaran kerja mereka terkirim dengan baik dan diterima perekrut dalam kondisi yang utuh dan mudah dibaca. Hal ini dapat meningkatkan peluang pelamar untuk dipertimbangkan secara serius untuk posisi yang dilamar.
Waktu pengiriman
Waktu pengiriman lamaran kerja merupakan komponen penting dalam “cara kirim lamaran via WA” karena dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan lamaran oleh perekrut.
Dengan mengirim lamaran pada jam kerja, biasanya antara pukul 08.00-17.00, pelamar memiliki peluang lebih besar untuk lamarannya segera diproses karena perekrut umumnya bekerja pada jam tersebut. Hal ini meningkatkan kemungkinan lamaran dibaca dan dievaluasi oleh perekrut pada hari yang sama, sehingga pelamar berpotensi mendapatkan tanggapan atau panggilan wawancara lebih cepat.
Sebaliknya, jika lamaran dikirim di luar jam kerja, seperti malam hari atau akhir pekan, ada kemungkinan lamaran tidak segera diproses karena perekrut tidak sedang aktif bekerja. Akibatnya, lamaran mungkin baru diproses pada hari kerja berikutnya, dapat memperlambat proses seleksi.
Oleh karena itu, memperhatikan waktu pengiriman lamaran kerja sangat penting untuk memaksimalkan peluang mendapatkan respons yang cepat dan meningkatkan peluang untuk dipertimbangkan dalam proses seleksi.
Tindak Lanjut
Tindak lanjut setelah mengirim lamaran kerja merupakan bagian penting dari “cara kirim lamaran via WA” karena menunjukkan keseriusan dan minat pelamar terhadap posisi yang dilamar.
-
Menjaga Komunikasi
Tindak lanjut membantu menjaga komunikasi antara pelamar dan perekrut. Dengan menghubungi perekrut setelah mengirim lamaran, pelamar menunjukkan bahwa mereka masih tertarik dengan posisi tersebut dan ingin mengetahui perkembangan lamaran mereka.
-
Menunjukkan Antusiasme
Tindak lanjut menunjukkan antusiasme dan keseriusan pelamar dalam melamar pekerjaan. Perekrut akan lebih terkesan dengan pelamar yang menunjukkan inisiatif untuk menindaklanjuti lamaran mereka.
-
Menanyakan Perkembangan Lamaran
Tindak lanjut dapat digunakan untuk menanyakan perkembangan lamaran. Pelamar dapat menanyakan apakah lamaran mereka telah diterima, apakah akan ada proses seleksi selanjutnya, atau kapan mereka dapat mengharapkan kabar dari perekrut.
-
Membangun Hubungan
Tindak lanjut juga dapat membantu membangun hubungan dengan perekrut. Dengan menghubungi perekrut secara langsung, pelamar dapat menciptakan kesan yang baik dan memulai percakapan yang berpotensi mengarah pada wawancara.
Dengan melakukan tindak lanjut setelah mengirim lamaran kerja, pelamar dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan tanggapan dan memperkuat kesan positif kepada perekrut.
Profesionalisme
Dalam melamar pekerjaan melalui WhatsApp, menjaga profesionalisme dalam berkomunikasi dengan perekrut sangat penting. Berikut beberapa alasannya:
-
Menciptakan Kesan Positif
Berkomunikasi secara profesional menunjukkan bahwa Anda menghargai perekrut dan perusahaan. Hal ini menciptakan kesan positif dan membuat perekrut lebih cenderung mempertimbangkan lamaran Anda.
-
Menunjukkan Keseriusan
Bahasa yang profesional menunjukkan bahwa Anda serius dalam melamar pekerjaan tersebut. Perekrut akan lebih tertarik dengan kandidat yang menunjukkan keseriusan dan motivasi.
-
Membangun Hubungan Profesional
Menjaga profesionalisme membantu membangun hubungan profesional dengan perekrut. Komunikasi yang baik dan sopan dapat membuka peluang untuk diskusi lebih lanjut atau bahkan wawancara.
-
Meningkatkan Kredibilitas
Bahasa yang tidak profesional atau menyinggung dapat merusak kredibilitas Anda. Perekrut akan lebih cenderung percaya dan mempertimbangkan lamaran dari kandidat yang berkomunikasi secara profesional.
Dengan menjaga profesionalisme dalam berkomunikasi dengan perekrut melalui WhatsApp, Anda dapat meningkatkan peluang untuk membuat kesan positif, menunjukkan keseriusan Anda, membangun hubungan profesional, dan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai kandidat.
Tutorial
Di era digitalisasi saat ini, WhatsApp telah menjadi salah satu platform yang dapat digunakan untuk mengirimkan lamaran kerja. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membantu Anda mengirim lamaran kerja secara profesional melalui WhatsApp:
-
Langkah 1: Siapkan Dokumen Lamaran
Siapkan dokumen lamaran kerja yang lengkap, termasuk surat lamaran, CV, dan dokumen pendukung lainnya. Pastikan dokumen tersebut dalam format yang rapi dan mudah dibaca.
-
Langkah 2: Cari Kontak WhatsApp Perekrut
Cari tahu nomor WhatsApp perekrut yang bersangkutan dari website perusahaan atau platform media sosial. Pastikan nomor yang Anda peroleh adalah nomor resmi dan aktif.
-
Langkah 3: Buat Pesan Pembuka
Kirim pesan pembuka yang sopan dan profesional. Perkenalkan diri Anda, sebutkan posisi yang dilamar, dan ungkapkan ketertarikan Anda terhadap posisi tersebut.
-
Langkah 4: Lampirkan Dokumen Lamaran
Lampirkan dokumen lamaran kerja yang telah disiapkan pada langkah 1. Pastikan ukuran file sesuai dengan ketentuan WhatsApp.
-
Langkah 5: Tulis Pesan Penutup
Akhiri pesan dengan ucapan terima kasih atas waktu dan pertimbangan perekrut. Nyatakan kesediaan Anda untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengirimkan lamaran kerja via WhatsApp secara profesional dan efektif. Hal ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk dilirik oleh perekrut dan mendapatkan panggilan untuk wawancara.
Tips Mengirim Lamaran Kerja via WhatsApp
Pengiriman lamaran kerja melalui WhatsApp memiliki beberapa keunggulan, seperti kemudahan, kecepatan, dan jangkauan yang luas. Namun, untuk memaksimalkan peluang keberhasilan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.
Tip 1: Gunakan Bahasa yang Profesional dan Sopan
Perhatikan penggunaan bahasa dalam setiap pesan yang dikirim. Gunakan bahasa yang formal, jelas, dan mudah dipahami. Hindari penggunaan bahasa gaul, singkatan yang berlebihan, atau emoji yang tidak pantas.
Tip 2: Perhatikan Format dan Ukuran File
Pastikan dokumen lamaran kerja yang dikirim memiliki format yang rapi dan mudah dibaca. Gunakan format file yang umum digunakan, seperti PDF atau Word. Perhatikan juga ukuran file agar tidak melebihi batas yang ditentukan oleh WhatsApp.
Tip 3: Sertakan Informasi yang Lengkap
Lamaran kerja yang dikirim melalui WhatsApp harus memuat informasi yang lengkap dan relevan dengan posisi yang dilamar. Pastikan untuk menyertakan data diri, pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki.
Tip 4: Kirim Lamaran pada Waktu yang Tepat
Pertimbangkan waktu yang tepat untuk mengirim lamaran kerja. Sebaiknya kirim lamaran pada jam kerja, yaitu antara pukul 08.00-17.00. Hal ini bertujuan agar lamaran dapat segera diproses oleh perekrut.
Tip 5: Lakukan Tindak Lanjut
Setelah mengirim lamaran kerja, lakukan tindak lanjut dengan menghubungi perekrut melalui WhatsApp atau email. Tanyakan perkembangan lamaran kerja atau sampaikan informasi tambahan yang diperlukan.
Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Anda dapat meningkatkan kualitas lamaran kerja yang dikirim via WhatsApp dan memaksimalkan peluang untuk mendapatkan panggilan wawancara.
Kesimpulan
Pengiriman lamaran kerja melalui WhatsApp merupakan metode yang efektif dan praktis di era digital ini. Dengan memperhatikan aspek-aspek penting seperti format, bahasa, kelengkapan, ukuran file, waktu pengiriman, tindak lanjut, dan profesionalisme, pelamar dapat meningkatkan kualitas lamaran dan peluang untuk dilirik oleh perekrut.
Selain itu, pemanfaatan WhatsApp untuk melamar pekerjaan juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelamar dari berbagai latar belakang dan lokasi. Metode ini dapat membantu mengurangi kesenjangan akses terhadap informasi lowongan kerja dan menciptakan lapangan bermain yang lebih bagi semua pencari kerja.
Youtube Video:
