Pengikutnya Dilarang Shalat, Pemimpin Aliran Sesat Puang Nene Mengaku Sebagai Nabi

Jurnalindo.com – Pengkitunya dilarang salat limat waktu, Pemimpin aliran sesat Puang Nene ngaku sebagai nabi.

Ada kabar tentang aliran sesat yang membuat resah masyarakat di Dusun Pape, Desa Mattirowalie, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Aliran sesat tersebut bernama, Al Mukarrama Al Khaerat Segitiga Emas Sunda Nusantara.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Anggota Polda Gorontalo Tewas di Dalam Mobil

Aliran tersebut dipimpin Walinono alias Puang Nene yang berasal dari Kabupaten Soppeng dan Hasang alias Acang, warga Bone.

Puan Nene mengaku sebagai Nabi dan mengajarkan pengikutnya untuk tidak melaksanakan salat lima waktu dan mewajibkan pengikutnya untuk membayar sejumlah uang.

Diakhir tahun setiap pengikutnya harus membayar uang pertemuan sebesar Rp750 ribu. Pengikutnya juga diwajibkan memberi sesajen berupa makanan setiap bulan di pinggir sungai di Desa Mattirowalie Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.

Baca Juga: Keluarga Bripka Arfan Saragih tidak Terima karena dinyatakan Bunuh Diri

Kini pihak kepolisian dan Kepala Desa sedang menyelidiki lebih lanjut mengenai aliran sesat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *