Pelantikan Gubernur dan Wagub DIY oleh Presiden Jokowi

jurnalindo.com – Jakarta, 10/10 – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X di Istana Negara, Senin, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2022-2027.

 

Sebelum diambil sumpah, Presiden Jokowi terlebih dahulu menyerahkan petikan Surat Keputusan Presiden (SK) kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Merdeka.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat terus bangun komunikasi politik dengan berbagai pihak

Usai proses tersebut, Presiden didampingi Wakil Presiden Marouf Amin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian beserta Sri Sultan HB X dan Paku Alam X menggelar karnaval di venue pembukaan di Istana Negara.

Baca Juga: Presiden Jokowi jalan kaki ke hotel di Baubau untuk sapa masyarakat

Setibanya di Istana Negara, Sri Sultan HB X dan Paku Alam X dilantik berdasarkan SK Presiden Nomor 90 P Tahun 2022 tentang Pengesahan, Pemberhentian, dan Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Masa Jabatan Tahun 2022-2027.

“Mengesahkan penetapan dalam jabatan terhitung sejak saat pengucapan sumpah janji,” kata Deputi Bidang Administratur Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti yang membacakan SK presiden tersebut.

Selanjutnya, Sri Sultan HB X dan Paku Alam X membaca sumpah jabatan di hadapan Presiden.

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” kata Sri Sultan KB X dan Paku Alam X.

Turut hadir dalam pelantikan itu antara lain, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan sejumlah pejabat lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *