Update Banjir Pati: Air Mulai Surut, Ribuan Warga Masih Terdampak

Jurnalindo.com, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyampaikan update terkini kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak awal Januari 2026. Hingga Kamis (29/1/2026) pukul 08.00 WIB, situasi secara umum dilaporkan aman dan terkendali, meski dampak banjir masih dirasakan di 7 kecamatan dan 45 desa.

Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo, mengatakan bahwa di beberapa wilayah air berangsur-angsur mulai surut, namun sebagian desa masih tergenang akibat curah hujan tinggi dan sistem aliran sungai yang belum sepenuhnya normal.

“Pemantauan lapangan terus kami lakukan. Saat ini fokus kami adalah memastikan keselamatan warga, kebutuhan pengungsi, serta percepatan penanganan pascabanjir,” ujarnya.

Data BPBD mencatat, sebanyak 2.921 rumah terdampak banjir, dengan 3.988 kepala keluarga atau sekitar 10.939 jiwa terdampak secara langsung. Sementara itu, 432 KK atau 1.060 jiwa masih berada di lokasi pengungsian, baik di tempat umum maupun rumah kerabat yang tidak terdampak.

Selain permukiman warga, banjir juga merendam 3.825 hektare sawah dan 660,5 hektare tambak, serta menyebabkan kerusakan infrastruktur berupa 10.105 meter jalan, 7 sekolah, 16 tempat ibadah, dan 3 fasilitas umum. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 8,57 miliar.

BPBD bersama Forkopimda dan pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah penanganan, diantaranya pendirian dapur umum di seluruh kecamatan terdampak, penyiapan lokasi evakuasi, serta pembersihan lingkungan bersama masyarakat.

Martinus juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama kami,” tegasnya. (Jurnal/Juri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *