News  

Fuji Datangi Polres Jaksel, Kawal Laporan Dugaan Penggelapan Dana

pict.sindonews.net
pict.sindonews.net

Jurnalindo.com – Selebgram Fujianti Utami Putri atau yang akrab disapa Fuji mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menindaklanjuti laporan kasus dugaan penggelapan dana yang telah ia layangkan sejak 2025. Kedatangan Fuji menunjukkan keseriusannya dalam mengawal proses hukum terhadap mantan rekan kerjanya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Pada kedatangannya kali ini, Fuji didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, serta kedua orang tuanya, Faisal dan Dewi Zuhriati. Kehadiran keluarga disebut sebagai bentuk dukungan moril bagi Fuji dalam menghadapi proses hukum yang masih berjalan.

Sandy Arifin menjelaskan, kedatangan kliennya ke Polres Metro Jakarta Selatan bertujuan untuk menanyakan perkembangan terbaru penyidikan, khususnya terkait kelengkapan berkas perkara dan saksi-saksi.

“Sudah ada perkembangan lebih lanjut karena beberapa saksi sudah dilengkapi semua. Nah, kita hari ini ingin menanyakan kekurangan dari klien kami apa saja yang harus kita lengkapi, apakah bukti ataupun saksi,” ujar Sandy Arifin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). dilansir dari detik.com

Di balik sikap tegar yang ditunjukkan di hadapan publik, Fuji mengakui kasus dugaan penggelapan dana tersebut berdampak cukup besar terhadap kondisi psikologisnya. Ia menyebut sempat mengalami trauma hingga gangguan kecemasan akibat dikhianati oleh orang yang selama ini ia percaya.

“Itu lumayan ya kena psikis dan mental, agak PTSD dikit tapi ya udahlah. Perbanyak liburan aja. Sempat nggak nyaman gitu kalau misalnya lagi ada di area-area dekat rumah, kayak gelisah gitu lo. Kayak panik, panic attack,” tutur Fuji.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus memproses laporan tersebut. Fuji berharap kasus yang menimpanya dapat segera menemukan titik terang dan memberikan keadilan atas kerugian yang ia alami.

Jurnal/Mas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *