Belum Disentuh Bantuan, Warga Keboromo Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

Jurnalindo.com, – Ratusan pemukiman warga Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati terdampak banjir akibat tanggul jebol yang terjadi sejak Jumat malam, 9 Januari 2026. Hingga kini, warga mengaku belum menerima bantuan baik dari pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Pati.

Berdasarkan informasi di lapangan, total panjang tanggul yang jebol mencapai sekitar 400 meter. Kerusakan tersebut tersebar di lima titik berbeda dan menyebabkan banjir merendam pemukiman warga.

Sedikitnya dua RT terdampak langsung dalam peristiwa ini, dengan jumlah sekitar 150 kepala keluarga (KK) harus merasakan dampak banjir yang melanda wilayah mereka.

Karena belum adanya bantuan, warga terpaksa bergerak secara swadaya. Warga bergotong royong memperbaiki tanggul yang jebol dengan memanfaatkan material seadanya.

Salah satu warga Desa Keboromo, Harno, mengatakan bahwa sementara ini perbaikan tanggul dilakukan murni dari inisiatif masyarakat sekitar dan swadaya masyarakat

“Untuk sekarang belum ada bantuan dari pemerintah. Warga berinisiatif sendiri memperbaiki tanggul dengan swadaya,” ujar Harno, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, warga memanfaatkan lumpur yang terbawa arus banjir untuk dijadikan sandbag. Lumpur tersebut dimasukkan ke dalam karung, lalu disusun dan ditumpuk sebagai tanggul darurat guna menahan aliran air.

“Lumpur kita kumpulkan, dimasukkan ke sak, lalu ditumpuk bersama-sama supaya air tidak masuk lagi ke pemukiman,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan, baik berupa material, maupun solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. (Juri/Jurnal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *