Jurnalindo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menyebut seluruh wilayah Pantura timur Jateng berpotensi dilanda cuaca ekstrem pada periode Januari hingga Februari. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas C Penanggungan, menjelaskan potensi tersebut berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Curah hujan yang tinggi dengan durasi panjang menjadi faktor utama meningkatnya risiko bencana di sejumlah daerah.
“Di tengah intensitas hujan yang tinggi ini, potensi banjir dan longsor rawan terjadi di Pantura timur, seperti Kudus, Pati, Jepara, hingga Rembang,” kata Bergas saat dihubungi, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, wilayah Pantura timur memiliki sejumlah daerah dengan kondisi geografis yang rentan terhadap genangan dan pergerakan tanah, terutama saat hujan turun terus-menerus. Oleh karena itu, BPBD Jateng meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. dilansir dari detik.com
BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan bencana agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca, membersihkan saluran air, serta menyiapkan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi banjir atau longsor.
Selain itu, BPBD Jateng telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk menyiagakan personel dan peralatan guna menghadapi kemungkinan terburuk selama periode cuaca ekstrem ini. Masyarakat diharapkan segera melapor jika menemukan tanda-tanda awal terjadinya bencana.
Jurnal/Mas












