Jurnalindo.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung mengumpulkan sampah kembang api sisa perayaan pergantian tahun 2026 mencapai dua truk atau hampir empat ton hanya dalam satu malam. Sampah tersebut mayoritas ditemukan di kawasan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Badung, Made Rai Warastuthi, mengatakan total sampah kembang api yang berhasil dikumpulkan jumlahnya tidak jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ya hampir sekitar 4 ton. Petugas mengumpulkan total dua truk khusus sampah kembang api. Jumlahnya hampir mencapai 4 ton,” terang Made Rai Warastuthi, Kamis (1/1/2026).
Selain sampah bekas kembang api, petugas kebersihan juga membersihkan berbagai jenis sampah lain yang ditinggalkan pengunjung, mulai dari sisa makanan, sampah nonorganik, hingga dedaunan yang terbawa ke pesisir pantai. dilansir dari detik.com
Rai Warastuthi menjelaskan, tim kebersihan DLHK Badung bersama petugas lintas instansi mulai melakukan penyisiran kawasan pantai sejak pukul 06.00 Wita untuk memastikan area wisata kembali bersih dan nyaman.
Berdasarkan data DLHK Badung, sampah kembang api paling banyak ditemukan di pesisir Pantai Legian dengan jumlah sekitar 3,5 ton. Sementara sisanya berasal dari kawasan Pantai Kuta dan Seminyak. Adapun di pantai-pantai lainnya, jumlah sampah kembang api yang ditemukan relatif lebih sedikit.
DLHK Badung pun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya saat merayakan momen pergantian tahun di kawasan wisata.
Jurnal/Mas












