Jurnalindo.com, – Sebanyak 2.781 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi damai yang akan digelar di depan Kantor Bupati Pati, Rabu (13/8/2025). Kekuatan pengamanan ini terdiri dari anggota Polresta Pati, Polda Jawa Tengah, TNI, hingga unsur terkait lainnya.
Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan, seluruh personel sudah dibekali pemahaman tugas dan prosedur pengamanan secara humanis.
“Kami siap mengamankan saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapat di muka umum. Prinsipnya, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pelayanan,” ujarnya usai apel gelar pasukan, Selasa (12/8/2025).
Pengamanan akan dilakukan menyeluruh, mulai dari titik keberangkatan massa, pengaturan kantong parkir, hingga lokasi aksi. Setelah acara selesai, aparat akan mengawal kepulangan peserta secara tertib.
Kapolresta juga menegaskan sejumlah larangan bagi peserta aksi dan masyarakat, mulai dari minuman keras, narkoba, senjata tajam, senjata api, bahan peledak, hingga benda-benda yang berpotensi memicu provokasi.
“Ini demi keselamatan bersama dan kelancaran jalannya kegiatan,” tegasnya.
Polisi telah memetakan titik rawan dan menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan. Tim medis, pemadam kebakaran, dan tim pengurai massa juga siaga penuh di lapangan.
Hal ini dilakukan untuk menghindari Masyarakat yang tidak berkepentingan diminta tidak di lokasi aksi agar mengurangi potensi kerumunan.
“Pengamanan ini bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Kapolresta. (Juri/Jurnal)