Jurnalindo.com, – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026 pada Senin, 14 Juli 2025, antusiasme masyarakat Kabupaten Pati dalam berburu seragam sekolah meningkat pesat.
Penjual seragam lokal melaporkan lonjakan penjualan signifikan, dari rata-rata kurang dari 10 potong per hari menjadi hingga 50 potong menjelang masuk sekolah.
Ahbarina Novia Rahma, pemilik Toko Pramuka Ahbarina di Jalan Indrakila No. 2, Perumahan Sukoharjo Indah, mengungkapkan bahwa pendapatan toko pada bulan Juni dan Juli bisa mencapai Rp 6,5 juta, naik hampir dua kali lipat dibandingkan bulan biasa yang hanya sekitar Rp 3,5 juta.
“Produk yang paling diminati adalah seragam OSIS dan Pramuka dengan harga bervariasi mulai Rp 50.000 hingga Rp 90.000 per potong, dan satu stel seragam dijual sekitar Rp 110.000, tergantung ukuran,”ungkapnya, Senin (14/07/2025).
Selain seragam, toko tersebut juga ramai dikunjungi pembeli yang mencari atribut untuk peringatan Hari Kemerdekaan RI dan kegiatan Pramuka, seperti bendera, umbul-umbul, dan pernak-pernik lainnya.
Rina, sapaan akrab Ahbarina, mengatakan bahwa toko buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dan melayani pengiriman ke berbagai daerah di Jawa maupun luar Jawa.
“Fenomena ini tidak hanya terjadi di Pati, tetapi juga di berbagai daerah lain seperti Jakarta dan Tangerang, di mana penjualan seragam sekolah juga meningkat tajam menjelang tahun ajaran baru,”ungkapnya.
Namun, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan transparansi dan keabsahan pembelian agar terhindar dari praktik komersialisasi yang tidak sesuai aturan.
Usaha seragam sekolah ini merupakan bisnis keluarga yang telah berjalan sejak 2006, yang kini dikelola oleh generasi kedua, Ahbarina Novia Rahma.
Dengan menyediakan berbagai macam seragam dan atribut pendukung, toko ini menjadi solusi lengkap bagi kebutuhan sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler siswa di Kabupaten Pati. (Juri/Jurnal)