Percobaan Pencurian Motor di Masjid Baitul Falak, Pelaku Berstatus Gangguan Jiwa 

Jurnalindo.com, – Sebuah insiden percobaan pencurian sepeda motor terjadi di halaman parkir Masjid Baitul Falak, Desa Ketip, Kecamatan Juwana, pada Rabu (4/6/2025) dini hari.

Pelaku berinisial NSK (P), pria yang diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa atau depresi sejak 2008, berhasil diamankan oleh aparat kepolisian sebelum sempat membawa kabur sepeda motor milik warga setempat.

Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, melalui Kapolsek Juwana, AKP Ali Mahmudi, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 04.30 WIB.

Tanpa menunggu lama, Polisi dari Polsek Batangan segera bergerak dan mengamankan NSK di pertigaan jalan Desa Tlogomojo, Kecamatan Batangan.

Sepeda motor yang hendak dibawa kabur adalah Honda Vario milik Suwadi (60), seorang wiraswasta warga Desa Ketip.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan mendengar keterangan saksi serta perangkat desa, diduga kuat pelaku melakukan tindakan tersebut karena kondisi kejiwaannya,” ujar AKP Ali Mahmudi.

Dua saksi mata, Ahmad Safik (53) dan Asmawi (59), turut membantu mengungkap kronologi kejadian dan kondisi pelaku. Mengingat riwayat gangguan jiwa yang dialami NSK, pihak kepolisian memutuskan untuk tidak melakukan penahanan.

Sebagai gantinya, pelaku diserahkan kepada Kepala Desa Sejomulyo, tempat NSK tinggal, untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Suwadi, korban dalam insiden ini, menyatakan bahwa ia telah menerima pengembalian sepeda motornya dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut mengingat kondisi kesehatan pelaku.

Belajar dari kejadian tersebut Polresta Pati menghimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan kendaraan.

“Meskipun pelaku dalam kasus ini memiliki riwayat gangguan jiwa, insiden ini menjadi pengingat penting bagi kita semua,” kata AKP Ali Mahmudi.

Sehingga, Pihak kepolisian menekankan pentingnya mengunci ganda motor, memarkir kendaraan di tempat yang terang dan aman, serta mencabut kunci saat meninggalkan kendaraan, meskipun hanya sebentar.

“Kewaspadaan kita bersama adalah kunci untuk mencegah tindak kejahatan dan menjaga lingkungan tetap aman,” pungkas dia. ( Juri/Jurnal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *