Jurnalindo.com. – Kabupaten Pati kembali membuka pendaftaran calon siswa baru untuk Sekolah Rakyat tahap kedua dengan kuota 50 siswa.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Sentra Margo Laras Pati, Proboretno Kuncororini, saat kegiatan Sosialisasi Sekolah Rakyat di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (03/06/2025) sore.
“Pendaftaran tahap pertama dengan kuota 50 siswa sudah terpenuhi. Namun karena penambahan dua rombongan belajar (rombel) menjadi empat rombel, kami masih membutuhkan siswa tambahan,” ujar Retno.
Menurut Retno, sebagian calon siswa yang sudah didata memilih mendaftar di SMP/MTs lain, sehingga pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Pati untuk melakukan pendekatan langsung kepada orang tua calon siswa agar mereka kembali mendaftarkan anaknya ke Sekolah Rakyat.
Pendekatan ini harus dilakukan secara cepat dan melibatkan koordinasi dengan camat dan lurah setempat.
“Kami harus merekrut siswa dalam waktu sesingkat-singkatnya. Strateginya adalah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk camat dan lurah, untuk mendekati orang tua yang sudah didata,” jelasnya
Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2025 dan akan berlokasi di Sentra Margo Laras Pati, yang sudah memiliki bangunan eksisting yang siap digunakan.
Bupati Pati, Sudewo, memberikan instruksi tegas kepada seluruh camat untuk melakukan komunikasi intensif dengan orang tua calon siswa agar mereka mau mengikhlaskan anaknya kembali bersekolah di Sekolah Rakyat.
“Sebagian besar dari 50 anak yang dibutuhkan ini sudah mendaftar di sekolah lain. Saya minta kesadaran para orang tua agar mengikhlaskan anaknya kembali ke Sekolah Rakyat di sini,” tegas Bupati Sudewo.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia yang memilih Kabupaten Pati sebagai salah satu dari 11 kabupaten/kota di Indonesia yang menjalankan program Sekolah Rakyat pada gelombang pertama.
“Ini merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Pati untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan,” pungkasnya.
Dengan dibukanya pendaftaran tahap kedua ini, diharapkan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati dapat segera memenuhi kuota siswa dan mulai beroperasi sesuai target pada Juli 2025, memberikan alternatif pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. (Juri/Jurnal)